Bunda PAUD Kota Pariaman Ajak Orang Tua Waspada Gawai dan Kekerasan Anak Lewat Pentas Seni TK Pembina

Kota Pariaman – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pariaman, dr. Yosneli Balad, mengapresiasi penyelenggaraan pentas seni sekaligus pelepasan siswa-siswi TK Negeri Pembina Kota Pariaman yang digelar di Aula TK Pembina, Kelurahan Pondok Duo, Kecamatan Pariaman Tengah, Rabu siang (4/6/25).

Sebanyak 80 anak tampil menunjukkan kemampuan mereka dalam seni tari, puisi, pantun, mengaji, tahfiz, dan bernyanyi. Acara ini disambut antusias oleh para orang tua dan wali murid yang memadati ruang acara.

“Saya sangat bangga menyaksikan keberanian dan kepercayaan diri anak-anak kita hari ini. Ini adalah buah dari kesabaran dan dedikasi para guru dalam membimbing mereka,” ujar Yosneli Balad dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, istri Wali Kota Pariaman ini juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun karakter anak di rumah. Ia mengingatkan agar anak-anak tidak dijadikan “korban ketergantungan gawai” sejak dini.

“Hindari memberikan gadget sebagai alat hiburan. Anak-anak perlu stimulasi sosial dan emosional, bukan layar. Saat sudah kecanduan, sangat sulit untuk memisahkan mereka dari HP,” tegasnya.

Yosneli juga mengangkat isu serius soal perlindungan anak, termasuk kekerasan yang kini tak lagi mengenal gender maupun tempat. Ia mendorong orang tua lebih aktif mengawasi dan menjaga ruang aman anak, baik di rumah maupun di lingkungan sosialnya.

“Kita semua guru, orang tua, masyarakat bertanggung jawab menjaga masa depan anak-anak dari paparan negatif dan kekerasan. Perlindungan anak harus menjadi komitmen bersama,” lanjutnya.

Dokter sekaligus Bunda PAUD ini juga mendorong orang tua untuk melanjutkan pendidikan anak ke jenjang berikutnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pariaman telah menyediakan fasilitas pendidikan gratis sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan SDM sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala TK Pembina, Syukra, menjelaskan bahwa TK Negeri Pembina merupakan lembaga PAUD pertama di Kota Pariaman yang telah berkiprah puluhan tahun dengan berbagai prestasi.

“Kami tidak hanya mengajarkan baca-tulis, tapi juga menanamkan nilai agama, seni, keterampilan sosial, dan bahasa Inggris. Anak belajar lewat bermain, itu fondasi pendidikan usia dini yang kami terapkan,” jelas Syukra.

Ia menyebutkan bahwa TK Pembina telah menorehkan prestasi dari tingkat kota hingga provinsi dan menjadi barometer pendidikan PAUD di Pariaman.

Dengan tema “Semoga menjadi kenangan indah yang tak terlupakan”, kegiatan ini menjadi momen emosional sekaligus reflektif tentang pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mendidik generasi masa depan.

Acara turut dihadiri oleh Ketua Komite TK Pembina sekaligus Anggota DPRD Kota Pariaman Hamdani, Kepala Bidang PAUD dan PNF Yurnal, Lurah Pondok Duo Rinaldi, Pengawas TK Kota Pariaman, serta jajaran guru dan pengelola TK Pembina.(r-mak).