Solsel,Padek — Ketua DPRD Solok Selatan Martius berterima kasih kepada masyarakat Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari yang sudah mengantarkannya menjadi pimpinan DPRD Solsel dan juga kembali mempercayakan Khairunas-Yulian Efi menjabat Bupati dan Wakil Solok Selatan pada periode kedua ini.
“Terima kasih banyak kami ucapkan. Karena Golkar menang telak di Abai, dan saudara Khairunas yang di usung Golkar juga menang telak di Abai. Untuk Bapak Ibu ketahui, yang membawa Bupati malam ini ke Abai adalah partai Golkar. Kehadiran Bupati untuk berterima kasih kepada masyarakat Abai,” ungkap Martius, Sabtu (15/3/2025) kepada jemaah Masjid Nurul Ulum Abai.
Hadirnya rombongan Tim I Safari Ramadhan Kabupaten Solok Selatan ke Abai, menandakan kacang tidak lupa dengan kulitnya.
Selain menyampaikan visi misi, serta program unggulan. Bupati juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid Nurul Ulum, beasiswa pendidikan, bantuan komsumtif lanjut usia, Al-Qur’an, mukenah dan kain sarung.
“Ketua DPD Golkar Solsel Zigo Rolanda menyampaikan permohonan maafnya karana tidak bisa hadir malam ini, sebab ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan di DPR RI,” tutur Martius.
Sementara, Bupati Solok Selatan Khairunas mengaku sangat bahagia dengan dukungan penuh masyarakat Abai. Atas jasa masyarakat Abai, ia kembali bisa berdiri sebagai Bupati. Dan putra daerah Abai, Martius, bisa menjadi Ketua DPRD Solsel. Ini berkat kepercayaan dari masyarakat Abai.
Masyarakat Abai harus bangga, karena urang Abai jadi pimpinan di lembaga legislator. Sahabat orang Abai (Khairunas,red) juga kembali jadi Bupati untuk periode ke dua masa jabatan 2025-20230.
“Selama periode pertama, ada visi misi yang tercapai. Bagi yang tidak tercapai, maka kita tuntaskan dalam masa jabatan di periode kedua,” ujar Bupati.
Periode pertama Bupati hanya canangkan program seragam gratis untuk TK,SD, SMA sederajat dan dilingkungan Kementerian Agama. Namun di periode kedua, pendidikan gratis di wujudkan sampai di sekolah SMA sederajat di Solsel.
“Jadi, masyarakat Solsel, terutama di Abai ini. Jangan pikirkan lagi biaya pendidikan anak-anak, baik SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) sebagai iuran rutin bulanan yang dibayarkan oleh siswa untuk mendukung operasional sekolah dan kegiatan belajar mengajar. insyaallah, tahun depan sudah di tanggung Pemkab Solsel dan Pemprov Sumbar. Kami sudah mendatangi MOU tersebut,” jelas Bupati.
Program sekolah gratis ini, guna untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih bermutu dan berdaya saing, serta mendorong kemajuan pendidikan disamping meringankan beban orang tua siswa.
“Generasi harus kita siapkan untuk menjadi pejabat yang cerdas dan berakhlak. Mereka akan lahir menjadi Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Camat, Wali Nagari, Kepala Sekolah dan lainnya. Punya pengetahuan yang luas diiringi dengan dasar ilmu agama yang kuat,” pesannya. (SDW,)






