Macan Kerinci Tangkap 4 Pelaku Curat dan 1 Penadah

Kerinci, FajarHarapan.id – Tim Macan Kerinci Polres Kerinci, Jambi, berhasil menangkap empat pelaku pencurian kendaraan bermotor dengan pemberatan (curat) dan satu penadah. Dua di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

“Pelaku sudah berhasil kita amankan dan sekarang sedang dalam proses penyidikan. Terima kasih kepada tim yang telah bekerja keras dalam mengungkap kasus ini,” ujar Kasat Reskrim AKP Very Prasetyawan, S.H., M.H., saat dihubungi, Senin (17/2/2025).

Very menjelaskan bahwa penangkapan pertama dilakukan pada Senin, 10 Februari 2025, sekitar pukul 01.30 WIB terhadap seorang tersangka bernama AMD (49), warga Desa Mukai Mudik, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci.

Berdasarkan informasi, tersangka sedang dalam perjalanan dari Solok menuju Kerinci menggunakan mobil travel. Tim Opsnal segera bergerak dan berhasil menangkapnya di Kayu Aro.

Dari keterangan AMD, polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaan anggota jaringan lainnya yang bersembunyi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Berdasarkan informasi tersebut, polisi berhasil menangkap tiga tersangka lain, yaitu: VM (25), warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, RA (21), warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, HD alias Codet (39), warga Kabupaten Muara Bungo, Jambi

Selain itu, polisi juga menangkap ADT (47) di Kabupaten Bungo, Jambi, yang diduga sebagai penadah barang hasil curian.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan barang bukti berupa mobil jenis pick-up, yang ditemukan di wilayah hukum Polres Solok, Sumatera Barat. Selanjutnya, tersangka VM dan RA dibawa ke Polres Kerinci untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

Sementara itu, HD dan ADT ditahan di Polres Dharmasraya karena terdapat laporan polisi terhadap mereka di wilayah tersebut.

Tersangka VM dan RA terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

Very menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Kerinci, Polres Dharmasraya, dan Polres Solok.

“Kasus ini masih terus didalami untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain,” tutup Very. (al)