Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati disebut-sebut kecewa hingga ingin mengundurkan diri dari kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, langsung membantah kabar tersebut. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan merupakan berita palsu.
Prastowo juga menegaskan bahwa Sri Mulyani tidak pernah mengimbau masyarakat dengan dalih ‘Indonesia Dimiskinkan’. Ia mengajak untuk bersaing secara sehat dan menghindari konten serta narasi yang menyesatkan.
Rumor lainnya yang dijelaskan oleh Prastowo melibatkan anggaran belanja Alutsista, kebijakan PT TMI, dan dampak pada gaji pegawai Pemda. Semua klarifikasi tersebut bertujuan untuk menghilangkan informasi yang tidak benar dan menjaga kejernihan pemahaman publik.
“Demikian kami sampaikan klarifikasi. Semoga jelas dan publik dapat jernih memahami,” pungkas Prastowo.(BY)






