Jakarta – Sabina Katya, Humas PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), mengonfirmasi bahwa penerapan teknologi video assistant referee (VAR) dalam Liga 1 musim 2023-2024 masih dalam tahap rencana awal. Penggunaan VAR dijadwalkan baru akan dimulai pada bulan Februari 2024.
Dalam rangka persiapan, PT LIB saat ini sedang giat melakukan berbagai langkah. Perusahaan tersebut telah menyiapkan 15 unit VAR, di mana 12 unit bersifat mobile, sementara 3 unit akan ditempatkan secara tetap di stadion yang terletak di Solo, Bali, dan Bandung.
Sabina Katya menjelaskan bahwa persiapan untuk penggunaan VAR telah memasuki tahap kedua, yang melibatkan pelatihan khusus untuk wasit-wasit Liga 1. Hal ini bertujuan agar para wasit dapat terbiasa dengan penggunaan teknologi VAR.
Sabina Katya menyampaikan bahwa pelatihan lanjutan akan dilakukan pada awal tahun 2024. Para wasit diharapkan memahami secara rinci teori VAR dan memperkuat pemahaman tersebut melalui praktik lapangan.
PT LIB terus berkoordinasi dengan FIFA terkait implementasi VAR ini. Dengan kerjasama ini, FIFA dapat mengamati komitmen PT LIB dalam meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia.
“Pada bulan Januari, kami akan melaksanakan simulasi. Jadi, kami masih berada pada jalur yang telah ditentukan. Semua sesuai dengan rencana,” jelas Sabina Katya.
“Timeline-nya sudah dikomunikasikan kepada FIFA. Kami selalu memantau perkembangan dengan FIFA. Sehingga, kami tidak secara tiba-tiba menentukan timeline sendiri. Koordinasi dengan FIFA selalu menjadi prioritas,” tambahnya.(BY)






