Surabaya – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, menyatakan bahwa timnya masih terus berlatih dan menetap di Surabaya, mengingat peluang untuk melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023 masih terbuka. Para pemain dalam kondisi baik, dan latihan intensif dipertahankan hingga berakhirnya pertandingan babak penyisihan.
Dalam rilis dari Local Organizing Committee (LOC) Piala Dunia U-17, Bima Sakti mengungkapkan, “Kondisi tim baik, dan hari ini (Jumat) kami tetap normal berlatih. Latihan recovery untuk pemain yang bermain penuh 90 menit dan di atas 45 menit. Yang lainnya latihan normal sambil menjaga kondisi di gym.”
Timnas Indonesia U-17 akan tetap berada di Surabaya, menunggu hasil pertandingan dari dua grup yang akan digelar pada Sabtu (18/11/2023). Hasil dari pertandingan tersebut akan mempengaruhi langkah Timnas Indonesia U-17 dalam menentukan lolos atau tidaknya ke babak 16 besar.
“Situasi kami masih harus ditentukan oleh dua pertandingan, yakni Korea Selatan U-17 melawan Burkina Faso U-17 di Grup E, dan Meksiko U-17 melawan Selandia Baru U-17 di Grup F,” tambah Bima Sakti.
Peluang Timnas Indonesia U-17 masih tergantung pada hasil kedua pertandingan tersebut. Jika Korea Selatan U-17 bermain imbang melawan Burkina Faso U-17 dan Meksiko U-17 juga bermain seri melawan Selandia Baru U-17, Timnas Indonesia U-17 dapat melaju ke fase gugur dengan status peringkat ketiga terbaik.
Meskipun peluangnya kecil, Timnas Indonesia U-17 berada di posisi empat atau terakhir dalam daftar peringkat tiga terbaik saat ini. Dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan di Grup A, mereka masih berharap untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen ini.(BY)






