Kota Pariaman – Kota Pariaman masuk 10 besar dalam Innovative Government Award (IGA) tahun 2023. Sehingga Tim Penilai Pusat melakukan validasi lapangan yang diketuai Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Agus Eko Nugroho dan Nuril Fikri Aulia (BSKDN Kemendagri).
Kedatangan Tim Validasi ini disampaikan Asisten I, Yaminurizal saat membuka acara Validasi Lapangan IGA tahun 2023 di Desa Pasir Sunua Kecamatan Pariaman Selatan, Rabu (28/10/2023).
“Sebelumnya, pada tahun 2021 Kota Pariaman sudah masuk 10 besar nasional dalam IGA tahun 2021. Dan alhamdulillah, untuk tahun 2023 ini kita kembali masuk nominator 10 besar IGA tahun 2023”, ujar dia.
Yaminurizal menjelaskan, pada tahun ini, Kota Pariaman dalam penilaian pengukuran indeks inovasi daerah sudah memasuki tahapan akhir penilaian. Yaitu tahapan validasi lapangan, terdapat 108 yang kita kirim, dan ke IGA tahun 2023 Kemendagri.
“Dari 108 inovasi tersebut terdapat 2 (dua) inovasi unggulan yang menjadi representasi, yang akan divalidasi Tim Penilai validasi lapangan. Yakni inovasi kerja genius (pembukaan bersama jalan baru dengan genius) dan inovasi bisik manja (bincang-bincang seputar informasi kesehatan melalui pelayanan jarak jauh) bersama podcast ciloteh sehati Puskesmas Kuraitaji”, ulasmya.
Ia juga menyebut, InsyaAllah kita memiliki target bisa masuk lebih tinggi lagi yaitu masuk 5 besar IGA tahun 2023. Hal demikian, tentu menjadi prestasi yang membanggakan bagi kita semua.
Inovasi ini, terang Asisten I itu, juga diharapkan menghasilkan kebijakan yang inovatif untuk percepatan pembangunan daerah dan perbaikan standar hidup masyarakat.
“Kita yakin, inovasi yang kita lakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan birokrasi, memfasilitasi pemajuan tata kelola, memantapkan kompetensi sumber daya manusia aparatur, mendukung pemeliharaan lingkungan hidup. Dan, memajukan pembangunan diseluruh sektor secara komprehensif. Tentu, akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat”, pungkasnya.
Sementara, Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat (BRIN), Agus Eko Nugroho mengungkapkan, kami melakukan validasi lapangan untuk Kota Pariaman yang masuk nominator 10 besar IGA tahun 2023.
“Kami mengapresiasi Kota Pariaman masuk ke dalam penilaian validasi dari sekian banyak peserta. Kami melihat, Kota Pariaman memiliki keunggulan public community partnership. Artinya, Pemerintah Kota Pariaman berbaur dengan tokoh-tokoh adat” terang dia.
Agus Eko Nugroho menyatakan, kita menilai inovasi pembukaan bersama jalan baru dengan Genius ini, berkat dukungan dari semua peran dari tokoh-tokoh masyarakat, niniak mamak, desa dan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah
“Sehingga menjadi kerjasama partnership antara pemerintah dengan komunitas adat”, ucapnya mengakhiri.(tmc/ssc).






