Menkeu dan Gubernur DKI Bahas Pembangunan Jakarta

Menkeu Suahasil dan Gubernur DKI Pramono.
Menkeu Suahasil dan Gubernur DKI Pramono.

Jakarta – Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat koordinasi untuk mendukung percepatan pembangunan Ibu Kota. Hal tersebut menjadi fokus pembicaraan Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Selasa (27/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan prioritas Jakarta, terutama pengembangan transportasi umum, penyediaan hunian, perbaikan sarana pendidikan, serta perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Melalui akun Instagram resminya, @menkeuri, Suahasil menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif. Koordinasi yang baik juga dinilai penting untuk meningkatkan mutu pelayanan publik dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu agenda yang turut dibicarakan adalah rencana program beasiswa LPDP Jakarta. Program ini diarahkan untuk membuka kesempatan bagi putra-putri Jakarta yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

Selain bidang pendidikan, pembahasan juga mencakup pembangunan dan peningkatan fasilitas perkotaan. Transportasi publik, penyediaan tempat tinggal, serta renovasi sekolah menjadi bagian dari rencana yang membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan.

Suahasil menegaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat mendukung berbagai program pembangunan daerah dengan mempertimbangkan kebutuhan serta prioritas masyarakat. Karena itu, penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi hal penting agar penggunaan anggaran memberikan hasil yang optimal.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara Kementerian Keuangan dan Pemprov DKI Jakarta diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan. Dengan koordinasi tersebut, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat berjalan searah dengan kebijakan dan kebutuhan daerah.

Suahasil juga berharap hubungan kerja yang semakin erat antara kedua pihak mampu menciptakan kebijakan yang saling mendukung. Dengan demikian, pembangunan Jakarta tidak hanya berorientasi pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara luas dan berkelanjutan.(YU)

Editor: Edwardi