Sport  

Semen Padang Kalahkan Persiku 2-1, Teco Raih Kemenangan Perdana

Pemain asing Semen Padang FC, Savio Roberto merayakan gol.
Pemain asing Semen Padang FC, Savio Roberto merayakan gol.

Jakarta – Semen Padang FC akhirnya kembali merasakan kemenangan setelah berhasil mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 2-1 pada pertandingan pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026. Hasil positif tersebut menjadi kemenangan pertama Kabau Sirah sejak ditangani pelatih Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (24/10/2026) malam WIB, berjalan ketat. Semen Padang mampu mengamankan tiga poin penting sekaligus mengakhiri catatan buruk dalam tiga pertandingan sebelumnya, yakni dua kekalahan dan satu hasil imbang.

Kemenangan ini juga menjadi awal positif bagi Teco yang dipercaya menangani tim sejak pekan kelima untuk menggantikan Nil Maizar.

Dalam pertandingan yang digelar tanpa kehadiran penonton tersebut, Teco melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain. Mulyadi Rani dipercaya mengawal gawang sejak menit pertama karena Ikram Alghiffari masih menjalani pemulihan cedera.

Pelatih asal Brasil itu juga memilih menyimpan dua pemain berpengalaman, Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic, di bangku cadangan. Posisi penyerang utama diberikan kepada Elisio Batista da Conceicao Junior, sedangkan Risman Ariyanto Maring mendapat kesempatan mengisi peran yang ditinggalkan Lilipaly.

Babak Pertama Berakhir dengan Keunggulan Kabau Sirah

Sejak pertandingan dimulai oleh wasit Nendi Rohaendy, Semen Padang langsung tampil agresif. Tim tamu berusaha mengendalikan permainan melalui penguasaan bola dan tekanan tinggi terhadap pemain Persiku Kudus.

Kabau Sirah tercatat melepaskan 17 tembakan sepanjang pertandingan, sementara Persiku menghasilkan 14 percobaan. Meski demikian, solidnya pertahanan tuan rumah yang dipimpin Nurhidayat Haji Haris membuat Semen Padang tidak mudah memperoleh peluang berbahaya.

Persiku juga berupaya memberikan perlawanan melalui serangan yang bertumpu pada Muhammad Isa. Namun, sejumlah upaya tim berjuluk Macan Muria tersebut belum mampu menembus pertahanan Semen Padang. Ketatnya persaingan pada babak pertama turut ditandai kartu kuning untuk Mochamad Tegar Adit Pratama pada menit ke-16 dan Ahmad Syiha Buddin pada menit ke-39.

Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Pada menit tambahan babak pertama, tepatnya menit ke-45+1, umpan Novri Setiawan dari sisi kanan mengenai tangan pemain bertahan Persiku di dalam kotak penalti. Wasit kemudian memberikan hadiah penalti kepada Semen Padang.

Savio Roberto Juliao Figueiredo yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan keras menggunakan kaki kiri tidak mampu dihentikan kiper M. Ridwan, meskipun arah bola berhasil dibaca. Semen Padang pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Lilipaly Jadi Penentu Kemenangan

Memasuki babak kedua, Persiku Kudus meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-54 melalui gol spektakuler Muhammad Isa.

Melihat posisi Mulyadi Rani yang berada cukup jauh dari garis gawang, Muhammad Isa mencoba melepaskan tembakan jarak jauh dari tengah lapangan. Bola meluncur melewati jangkauan kiper Semen Padang dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol penyama kedudukan itu membuat Teco segera melakukan perubahan. Pada menit ke-60, Stefano Lilipaly dimasukkan untuk menggantikan Rahmat. Keputusan tersebut memberikan dampak positif bagi permainan Kabau Sirah.

Enam menit setelah masuk ke lapangan, Lilipaly berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol bermula dari umpan terobosan Rezaldi Hehanussa yang memicu kemelut di area pertahanan Persiku.

Lilipaly berhasil mendapatkan bola dan melepaskan tembakan ke arah gawang. Sepakan pertamanya sempat ditepis atau diblok oleh M. Ridwan, tetapi ia dengan cepat menyambar bola pantul untuk menghasilkan gol pada menit ke-66.

Semen Padang kembali memimpin dengan skor 2-1. Gol tersebut menjadi penentu keunggulan tim tamu dalam pertandingan yang berlangsung sengit itu.

Setelah kembali tertinggal, Persiku berusaha mencari gol penyeimbang. Kedua tim juga melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan. Duel ketat terus berlangsung hingga akhir pertandingan dan diwarnai beberapa kartu kuning.

Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Semen Padang FC pun memastikan kemenangan dengan skor akhir 2-1.

Semen Padang Masih di Posisi Keenam

Tambahan tiga poin belum mengubah posisi Semen Padang FC di klasemen sementara Pegadaian Championship 2026. Kabau Sirah masih menempati peringkat keenam dengan koleksi 10 poin.

Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Persiku Kudus semakin terpuruk di dasar klasemen dengan raihan minus satu poin.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Semen Padang untuk menatap pertandingan berikutnya. Kabau Sirah dijadwalkan menjamu Sumsel United pada 30 Oktober 2026, dengan harapan dapat melanjutkan tren positif di bawah kepemimpinan Stefano Cugurra.(Rey)

Editor: Edwardi