IPA Gunung Pangilun Masuk Tahap Akhir, Perumda Air Minum Padang Pastikan Kesiapan Sebelum Beroperasi

Padang, fajarharapan.id – Rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang mulai memasuki tahap penyelesaian. Sejumlah pekerjaan teknis kini difokuskan pada penyempurnaan fasilitas dan pemeriksaan akhir sebelum instalasi kembali difungsikan.

Penyelesaian rehabilitasi ini menjadi perhatian perusahaan karena berkaitan langsung dengan kelancaran pelayanan air bersih bagi masyarakat. Tim teknis masih melakukan pengecekan terhadap komponen yang diperbaiki untuk memastikan seluruh sistem berfungsi sesuai standar.

Direktur Operasional Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, mengatakan pihaknya memahami dampak pekerjaan tersebut terhadap pelanggan. Ia memastikan proses rehabilitasi terus dikawal agar dapat diselesaikan secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek teknis.

Menurut Afrizal, selesainya pekerjaan fisik belum menjadi satu-satunya dasar untuk mengoperasikan kembali instalasi. Pemeriksaan dan pengujian harus dilakukan terlebih dahulu guna memastikan sistem aman, kualitas pengolahan air terjaga, serta pelayanan dapat berjalan dengan baik.

“Kami memahami kondisi ini tidak mudah bagi pelanggan, terutama masyarakat yang membutuhkan kepastian pelayanan air setiap hari. Karena itu, kami terus mengawal pekerjaan di lapangan. Kami tidak ingin terburu-buru mengoperasikan instalasi sebelum seluruh aspek teknis benar-benar dipastikan siap,” ujar Afrizal, Selasa (22/9/2026).

Ia menjelaskan, salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam tahap akhir rehabilitasi adalah accelerator. Komponen tersebut perlu dipastikan berfungsi dengan baik sebelum sistem pengolahan air kembali dijalankan secara normal.

Perumda Air Minum Kota Padang menargetkan fasilitas tersebut dapat digunakan pada Rabu, 23 September 2026, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada kendala teknis. Namun, realisasi target itu tetap bergantung pada hasil pengecekan akhir di lapangan.

Afrizal menegaskan, keselamatan sistem, kualitas pengolahan air, dan keberlanjutan pelayanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu pengoperasian kembali. Seluruh personel teknis juga terus berkoordinasi untuk mengevaluasi hasil pekerjaan dan memastikan kesiapan setiap komponen.

Pihaknya menyadari masyarakat membutuhkan pelayanan air bersih yang lancar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Atas ketidaknyamanan selama proses rehabilitasi, Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengapresiasi kesabaran para pelanggan.

“Kami berterima kasih kepada pelanggan yang telah bersabar dan memahami proses ini. Air merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Karena itu, pekerjaan kami percepat dengan tetap mengutamakan ketelitian agar pelayanan setelah instalasi beroperasi kembali bisa lebih stabil dan optimal,” katanya.

Rehabilitasi IPA Gunung Pangilun diharapkan dapat mendukung keandalan sistem produksi air bersih bagi masyarakat Kota Padang. Perusahaan memastikan pengoperasian kembali dilakukan setelah seluruh tahapan pemeriksaan dinyatakan memenuhi persyaratan teknis.

Afrizal mengimbau pelanggan tetap bersabar selama proses penyelesaian berlangsung. Ia memastikan tim teknis terus bekerja untuk menuntaskan rehabilitasi dengan penuh tanggung jawab, sehingga instalasi dapat kembali beroperasi tanpa menimbulkan gangguan baru terhadap pelayanan.

“Intinya, kami ingin ketika sistem kembali dijalankan, pelanggan mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Mohon doa dan kesabarannya. Tim kami terus bekerja dan memastikan setiap tahapan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” tutup Afrizal.(*)