Sumut  

PT Socfin Indonesia Berikan Penghargaan kepada 404 Karyawan Jubilaris

Penyerahan Jubilaris oleh General Manager Erikson Ginting didampingi Groupman 3 Irwan Saban kepada karyawan.

Labura, Fajarharapan.id – PT Socfin Indonesia Group 3 memberikan penghargaan kepada 404 karyawan yang memasuki masa jubilaris atau masa pengabdian kerja, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Labuhanbatu Utara.

Sebanyak 404 karyawan penerima penghargaan berasal dari empat perkebunan PT Socfin Indonesia. Rinciannya, Kebun Aek Pamienke sebanyak 139 orang, Kebun Aek Loba 183 orang, Kebun Negeri Lama 44 orang, dan Kebun Tanah Besih sebanyak 38 orang.

Penghargaan tersebut diserahkan General Manager PT Socfin Indonesia, Erikson Ginting, bersama Group Manager 3, Irwan Saban.

Erikson Ginting mengatakan, penghargaan jubilaris merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para karyawan yang telah memberikan pengabdian dan loyalitas selama bekerja di PT Socfin Indonesia.

Menurutnya, setiap penerima penghargaan mendapatkan uang penghargaan sebesar dua bulan upah, cinderamata, serta piagam penghargaan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pekerja lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi perusahaan,” ujar Erikson.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara yang telah menyediakan tempat untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Erikson mengaku terharu dan bangga karena kegiatan itu turut dihadiri tokoh masyarakat Sumatera Utara, H. Kharuddin Syah Sitorus.

“Kehadiran beliau merupakan sebuah penghormatan bagi kami,” katanya.

Sementara itu, salah seorang penerima penghargaan, Subandi, Mandor 1 Divisi 2 Kebun Aek Pamienke, menyebut penghargaan jubilaris menjadi momentum pribadi untuk melakukan introspeksi terhadap perjalanan pengabdian selama bekerja.

Ia mengajak seluruh penerima jubilaris menjadikan penghargaan tersebut sebagai kesempatan untuk mengevaluasi diri sekaligus bersyukur atas perjalanan yang telah dilalui.

Subandi juga mengungkapkan, selama menjadi karyawan Socfindo, dirinya merasakan banyak manfaat, terutama dalam mendukung kehidupan dan pendidikan keluarganya.

“Saya bersyukur selama menjadi karyawan Socfindo bisa mengantarkan anak menjadi TNI. Ada juga anak yang bekerja sampai ke luar negeri,” ujarnya.

Mantan Bupati Labuhanbatu Utara dua periode yang kini dikenal sebagai tokoh masyarakat Sumatera Utara, H. Kharuddin Syah Sitorus, turut memberikan apresiasi terhadap PT Socfin Indonesia.

Ia mengungkapkan, ketika dirinya masih menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu Utara pada 2012, PT Socfin Indonesia dikenal sebagai perusahaan yang memiliki perhatian terhadap kebersihan lingkungan.

“Saat itu saya melihat Socfindo sebagai perusahaan yang sangat bersih. Pabrik getah memang bau, tetapi lingkungannya bersih. Waktu itu juga masih dijabat Pak Erikson Ginting. Maka saya tidak heran kalau sekarang beliau menjadi General Manager,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kharuddin Syah juga mengingatkan para karyawan dan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, peredaran narkoba telah merambah berbagai kalangan dan menimbulkan banyak korban.

Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh karyawan yang menerima penghargaan serta mengajak mereka menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Selamat kepada seluruh karyawan. Sisihkan sedikit rezeki untuk disedekahkan kepada anak yatim atau masyarakat yang membutuhkan,” pesannya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Labuhanbatu Utara, Suherman Siagian, yang mewakili Bupati Labuhanbatu Utara, menyebut kegiatan tersebut sebagai acara yang luar biasa.

Ia mengapresiasi kontribusi PT Socfin Indonesia terhadap pembangunan di Labuhanbatu Utara, baik melalui program tanggung jawab sosial perusahaan maupun berbagai bentuk bantuan lainnya.

“Socfindo banyak berkontribusi untuk Labuhanbatu Utara. Banyak hal yang kita lihat, baik CSR maupun bantuan lainnya,” ujar Suherman.

Ia mencontohkan pembangunan Masjid Bandar Durian yang turut mendapat dukungan dari PT Socfin Indonesia. Menurutnya, keberadaan masjid tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Suherman juga menilai hubungan yang baik antara perusahaan dan karyawan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif.

“Socfindo zero permasalahan antara perusahaan dan karyawan. Penghargaan dua bulan gaji ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya usaha dan komitmen dari kedua belah pihak,” katanya.

Menurutnya, jika perusahaan tidak menjalankan kewajibannya, tentu karyawan tidak akan bertahan hingga puluhan tahun. Sebaliknya, keberlangsungan hubungan kerja juga membutuhkan sikap dan komitmen yang baik dari para karyawan.

“Kalau perusahaan tidak menjalankan kewajibannya, tentu karyawan tidak betah sampai 25 tahun. Begitu juga sebaliknya, kalau karyawannya tidak baik, hubungan seperti ini juga tidak akan terjadi,” pungkasnya.