Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Kepedulian pedagang Pasar Gelugur Rantauprapat kepada anak yatim dan piatu terus berjalan. Jumat (25/9/2026), sebanyak 88 anak di Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, kembali menerima santunan.
Penyaluran santunan ini merupakan tahap ke-90 dari program infaq pedagang Pasar Gelugur yang dilakukan secara rutin.
Pengurus infaq pedagang Pasar Gelugur, H. Filly Pohan, mengatakan masing-masing anak menerima Rp400 ribu. Dengan jumlah penerima sebanyak 88 anak, total santunan yang disalurkan mencapai Rp35,2 juta.
“Yang menerima santunan sebanyak 88 anak. Masing-masing mendapatkan Rp400 ribu, sehingga totalnya Rp35.200.000,” ujar Filly.
Menurutnya, dana tersebut bersumber dari infaq para pedagang yang dikumpulkan selama Agustus. Dari hasil pengumpulan, infaq yang terkumpul mencapai Rp24,39 juta.
“Untuk infaq yang terkumpul pada bulan Agustus sebesar Rp24.390.000,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ustaz Solehuddin memberikan tausiyah kepada anak-anak penerima santunan. Ia mengingatkan agar kondisi ekonomi tidak membuat mereka kehilangan semangat untuk belajar dan meraih cita-cita.
Ia juga mengajak anak-anak untuk tidak larut dalam kesedihan karena keadaan yang mereka jalani.
“Walaupun kondisi ekonomi pas-pasan, jangan patah semangat. Jangan terlalu bersedih. Rasulullah SAW juga sejak dalam kandungan sudah menjadi yatim, tetapi beliau mampu melewati kehidupannya,” kata Solehuddin.
Sementara itu, Lurah Padang Matinggi menyampaikan apresiasi kepada para pedagang Pasar Gelugur yang tetap konsisten menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu anak yatim dan piatu.
Ia berharap kegiatan tersebut terus dipertahankan karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Ini bentuk kepedulian yang sangat baik. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin banyak anak yang bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.







