Tekno  

Qualcomm Rilis Snapdragon 8 Elite Gen 6

Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Jakarta – Qualcomm memperkenalkan dua chipset mobile terbarunya untuk perangkat Android kelas atas, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Kedua platform tersebut membawa sejumlah peningkatan pada kemampuan kecerdasan buatan (AI), gaming, serta pengelolaan performa ketika perangkat digunakan dalam beban kerja berat.

Chipset anyar Qualcomm itu diproyeksikan hadir pada sejumlah smartphone flagship dari berbagai produsen. Beberapa merek yang disebut akan menggunakan platform tersebut antara lain Motorola, OPPO, iQOO, Xiaomi, dan ZTE.

Dari sisi teknologi, Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan versi Extreme dibangun menggunakan fabrikasi 2 nanometer. Qualcomm mengombinasikannya dengan CPU Oryon, GPU Adreno, serta NPU Hexagon yang dirancang untuk menangani pemrosesan AI langsung di perangkat.

Tembus Kecepatan 5 GHz

Salah satu peningkatan yang dibawa kedua platform tersebut terletak pada kemampuan CPU. Qualcomm membekali chipset ini dengan dua inti Prime yang mampu bekerja hingga 5,0 GHz dan enam inti Performance dengan kecepatan maksimal 4,0 GHz.

Konfigurasi tersebut membuat Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menjadi platform prosesor mobile pertama yang menembus angka 5 GHz.

Untuk Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Qualcomm memberikan sejumlah kemampuan tambahan di atas versi reguler. Varian ini memiliki kemampuan pemrosesan AI yang lebih tinggi, kapasitas shared memory atau FlexCache yang diperbesar hingga 50 persen, serta dukungan teknologi gaming tambahan.

Fokus pada AI di Perangkat

Qualcomm juga menempatkan kemampuan agentic AI sebagai salah satu fitur utama generasi baru Snapdragon 8 Elite. Kemampuan tersebut ditopang NPU Hexagon yang telah mendapatkan pembaruan, termasuk Element Accelerator dan dukungan context window hingga 32K.

Menurut Qualcomm, platform baru tersebut mampu menjalankan model AI dengan kapasitas hingga 200 juta parameter secara langsung di perangkat.

Pada model Extreme, kemampuan tersebut diperkuat melalui Sensing Hub yang mengandalkan dua Micro NPU. Qualcomm mengklaim konfigurasi ini dapat meningkatkan performa hingga 85 persen sekaligus meningkatkan efisiensi energi hingga 20 persen ketika menangani tugas berbasis konteks, seperti memahami isi pesan, email, maupun percakapan pengguna.

Gaming Makin Ditingkatkan

Tidak hanya AI, Qualcomm turut memperbesar kemampuan Snapdragon 8 Elite Gen 6 untuk kebutuhan gaming. Salah satu teknologi yang diandalkan adalah Adreno Neural Fusion, yang memanfaatkan AI untuk meningkatkan proses pembuatan frame, kualitas gambar, serta tampilan visual dalam game.

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mendapatkan tambahan berupa matrix core khusus dan sistem memori berperforma tinggi. Keduanya dirancang untuk mendukung teknologi peningkatan grafis dan pemrosesan gaming secara lebih maksimal.

Dengan sejumlah pembaruan tersebut, kedua chipset baru Qualcomm akan masuk ke persaingan pasar prosesor flagship bersama platform lain, termasuk Apple A20 Pro dan MediaTek Dimensity 9600 Pro.(BY)