Sumbar  

Pemprov Sumbar Uji Coba SI-LEGA Guna Perkuat Layanan Penataan Kelembagaan Kabupaten/Kota

Padang — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Biro Organisasi mulai melakukan uji coba Sistem Informasi Kelembagaan yang Adaptif (SI-LEGA) untuk memperkuat pelayanan fasilitasi penataan kelembagaan dan jabatan bagi pemerintah kabupaten/kota se-Sumbar.

SI-LEGA merupakan sebuah inovasi yang digagas Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisa Jabatan Biro Organisasi Setda Provinsi Sumatera Barat, Retopa Martha, S.STP., M.Si. Sistem tersebut dikembangkan untuk menghadirkan proses pelayanan yang lebih terintegrasi, cepat, transparan, dan terdokumentasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Retopa mengatakan, SI-LEGA hadir sebagai respons terhadap kebutuhan pelayanan yang semakin dinamis, khususnya dalam proses penyampaian dokumen, verifikasi, koordinasi, pemantauan, hingga pendokumentasian hasil fasilitasi penataan kelembagaan dan jabatan.

“SI-LEGA kita kembangkan untuk menjawab kebutuhan pelayanan yang semakin cepat dan dinamis. Harapannya, proses fasilitasi kelembagaan dan jabatan dapat dilakukan secara lebih tertib, transparan, terdokumentasi, dan berbasis data,” ujar Retopa di Padang, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, digitalisasi pelayanan tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan aplikasi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat mendukung perbaikan proses kerja agar lebih efektif serta memberikan kemudahan bagi pemerintah kabupaten/kota sebagai pengguna layanan.

Melalui SI-LEGA, informasi dan dokumen terkait proses fasilitasi dapat dikelola secara lebih terstruktur. Sistem tersebut juga membuka ruang untuk memperkuat monitoring dan evaluasi sekaligus memastikan proses pelayanan memiliki dokumentasi yang lebih tertib.

Pengembangan SI-LEGA sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi Pemerintah Provinsi dalam pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten/kota. Penataan kelembagaan memiliki peran penting untuk memastikan struktur organisasi pemerintah daerah sesuai kebutuhan, memiliki pembagian tugas dan fungsi yang jelas, serta mendukung pencapaian tujuan pemerintahan.

Dalam konteks tersebut, ketersediaan sistem informasi yang terintegrasi diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan fasilitasi kelembagaan dan jabatan.

Selain sebagai sarana pelayanan, SI-LEGA juga diarahkan untuk memperkuat pengelolaan data. Data dan dokumen hasil fasilitasi yang tersimpan secara sistematis dapat menjadi bahan dalam analisis kelembagaan dan jabatan, identifikasi kebutuhan penataan organisasi, penyusunan bahan telaahan, serta pemantauan tindak lanjut fasilitasi.

Bagi pemerintah kabupaten/kota, SI-LEGA diharapkan memberikan kemudahan dalam mengakses layanan fasilitasi. Sementara bagi Biro Organisasi, sistem ini dapat mendukung pengelolaan proses kerja yang lebih terukur, terdokumentasi, dan berbasis data.

Uji coba SI-LEGA selanjutnya akan terus dikembangkan dengan memperhatikan hasil implementasi, kebutuhan pengguna, serta masukan dari pemerintah kabupaten/kota. Pengembangan bertahap tersebut diharapkan memastikan inovasi tidak hanya memberikan perubahan pada aspek teknologi, tetapi juga menghasilkan perbaikan nyata dalam kualitas pelayanan.

Melalui SI-LEGA, Pemprov Sumbar mendorong terwujudnya layanan fasilitasi kelembagaan yang lebih adaptif, terintegrasi, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan serta hubungan pembinaan antara Pemerintah Provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota. (Adpsb/Bud)