Jakarta – Manchester United (MU) harus menelan kekalahan 0-1 dari Manchester City pada laga derby Manchester di Old Trafford, Minggu (13/9/2026) malam WIB. Hasil tersebut terasa semakin mengecewakan karena MU gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Man City bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
Pelatih MU, Michael Carrick, juga meluapkan kekecewaannya terhadap gol Erling Haaland yang menjadi penentu kemenangan Man City. Gol tersebut sempat diperdebatkan karena adanya dugaan posisi offside sebelum akhirnya dinyatakan sah.
Pertandingan ini sebenarnya menjadi kesempatan bagi Carrick untuk menorehkan catatan istimewa. Jika mampu mengalahkan Man City, ia berpeluang menjadi pelatih MU pertama sejak 1913 yang berhasil memenangkan dua pertandingan liga pertamanya melawan rival sekota.
Sayangnya, peluang tersebut gagal diwujudkan. Bermain dengan satu pemain lebih sedikit, Man City justru mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir berkat gol Haaland.
Foden Diganjar Kartu Merah
Laga yang menjadi pertemuan ke-199 antara MU dan Man City itu berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim sempat kesulitan menghasilkan peluang berbahaya hingga sebuah insiden yang melibatkan Bruno Fernandes dan Phil Foden mengubah jalannya pertandingan.
Keduanya terlibat kontak di tengah lapangan dan sama-sama terjatuh. Setelah itu, Foden terlihat melakukan tekel dengan kedua kaki ke arah Fernandes. Wasit kemudian mengeluarkan kartu merah untuk pemain Man City tersebut pada menit ke-23.
Keputusan itu membuat Man City harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. MU pun mendapatkan keuntungan besar untuk menguasai permainan sekaligus meningkatkan tekanan ke lini pertahanan lawan.
Namun, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pasukan Carrick. MU tetap kesulitan menciptakan kesempatan bersih di depan gawang yang dikawal Gianluigi Donnarumma.
Peluang terbaik MU sebelum jeda hadir lewat tendangan bebas Marcus Rashford dari jarak sekitar 25 meter. Bola gagal menjadi gol setelah hanya membentur tiang, sementara Donnarumma sudah tidak mampu menjangkaunya.
Haaland Cetak Gol Kemenangan
Memasuki babak kedua, MU kembali mendapat peluang melalui Kobbie Mainoo. Sepakan keras dari luar kotak penalti kembali membentur tiang gawang Man City.
Kegagalan tersebut akhirnya harus dibayar mahal. Man City justru berhasil membuka keunggulan pada menit ke-60 melalui Haaland. Striker asal Norwegia itu menuntaskan umpan Joško Gvardiol untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut sempat menimbulkan perdebatan lantaran Haaland diduga berada dalam posisi offside. Setelah melalui pemeriksaan, wasit tetap mengesahkan gol karena Haaland dinilai tidak berada dalam posisi terlarang.
Carrick tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan tersebut. Ia menilai teknologi dan perangkat yang tersedia dalam pertandingan seharusnya mampu memberikan kejelasan lebih baik terkait insiden itu.
“Bukan soal bingung. Kami memiliki banyak hal untuk membantu wasit dalam pertandingan, seperti berapa banyak layar dan berapa banyak orang yang terlibat. Jika itu adalah definisi tidak mengganggu permainan dengan bek kami berada hanya beberapa inci dari bola, itu adalah keputusan yang mengejutkan,” ujar Carrick, dikutip NBC Sport.
“Saya tidak bisa memahaminya setelah melihat tayangan ulang dan penjelasannya justru membuat semuanya semakin buruk. Itu luar biasa,” sambungnya.
Meski kecewa terhadap keputusan tersebut, Carrick mengakui MU tetap harus melakukan evaluasi. Menurutnya, tim memiliki kesempatan untuk mencetak gol, terlebih setelah Man City kehilangan satu pemain.
“Kami bisa menciptakan lebih banyak peluang. Kami adalah tim yang bagus dan akan kembali meraih kemenangan,” kata Carrick.
Bagi Man City, kemenangan di Old Trafford memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka dalam delapan laga tandang terakhir. Tambahan tiga poin tersebut sekaligus menjaga posisi The Citizens dalam persaingan papan atas Premier League.
Sebaliknya, MU harus segera berbenah setelah gagal meraih hasil positif meski bermain melawan 10 pemain. Kekalahan ini sekaligus menggagalkan kesempatan Carrick untuk menciptakan rekor istimewa dalam dua laga liga pertamanya menghadapi Man City.(des*)







