Jakarta – Para penggemar kendaraan roda dua akan kembali mendapat ajang pameran berskala besar melalui Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026. Pameran yang digelar Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20-29 November 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.
Penyelenggaraan IMOS tahun ini hadir ketika pasar sepeda motor nasional masih menunjukkan pertumbuhan. Data AISI mencatat penjualan sepeda motor domestik mencapai sekitar 4,3 juta unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 2,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat AISI melihat peluang positif bagi industri kendaraan roda dua. Ketua Bidang Niaga AISI sekaligus Ketua Penyelenggara IMOS 2026, Yosef Utama, optimistis pameran tahun ini mampu menarik minat masyarakat.
“Melihat tren penjualan motor yang terus tumbuh positif hingga Agustus tahun ini, kami sangat optimistis industri roda dua nasional tetap akan bertumbuh. Oleh karena itu, kami sangat antusias menghadirkan gelaran IMOS 2026 dengan durasi penyelenggaraan yang lebih panjang untuk memanjakan para pecinta otomotif,” ujar Yosef, Selasa (8/9/2026).
Menurut Yosef, IMOS 2026 tidak hanya menjadi tempat untuk melihat produk terbaru. Pameran tersebut juga dirancang sebagai ruang pertemuan bagi pelaku industri, konsumen, komunitas, dan berbagai pihak yang berkaitan dengan ekosistem kendaraan roda dua.
“Pameran ini kami rancang khusus untuk menjadi surganya anak motor, tempat di mana seluruh pecinta otomotif roda dua, beragam merek ternama, hingga inovasi teknologi terbaru berkumpul dalam satu tempat,” katanya.
Pengunjung nantinya dapat menemukan berbagai pilihan sepeda motor, mulai dari kendaraan konvensional berbahan bakar bensin hingga model listrik. Segmen yang ditampilkan pun beragam, mencakup motor cub, skutik, sport, big bike, serta kendaraan listrik yang mengusung perkembangan teknologi baterai terbaru.
Tidak hanya motor produksi massal, sejumlah kendaraan modifikasi juga akan menjadi bagian dari pameran. Kehadiran beragam produk tersebut diharapkan memberikan gambaran mengenai perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus arah industri sepeda motor di Indonesia.
“IMOS akan menjadi barometer perkembangan industri sepeda motor dalam menyediakan beragam solusi mobilitas produktif dan ekonomis untuk masyarakat. Karena dari sini, solusi mobilitas produktif ini akan hadir di berbagai pelosok di Tanah Air. Dari Sabang hingga Merauke,” ujar Yosef.
Ragam produk pendukung kendaraan roda dua juga akan mengisi area pameran. Mulai dari helm, pakaian dan perlengkapan berkendara, aksesori, pelumas, komponen sepeda motor, hingga berbagai layanan berbasis teknologi digital otomotif akan tersedia bagi pengunjung.
Yosef menilai kelengkapan peserta menjadi salah satu daya tarik utama IMOS 2026. Konsumen tidak hanya bisa melihat kendaraan, tetapi juga mendapatkan berbagai informasi dan pilihan produk yang menunjang kebutuhan berkendara.
“IMOS 2026 benar-benar hadir sebagai surganya anak motor melalui kehadiran peserta yang sangat lengkap dari berbagai merek terkemuka. Pengunjung dapat menikmati peluncuran produk-produk baru, ragam pilihan kendaraan beserta industri pendukungnya, hingga beragam penawaran harga dan promo menarik yang hanya bisa didapatkan selama pameran berlangsung,” tuturnya.
Selain area pameran, IMOS 2026 juga menyiapkan sejumlah aktivitas bagi pengunjung. Salah satunya fasilitas test ride yang dilengkapi lintasan dengan rintangan atau obstacle untuk memberikan pengalaman mencoba langsung berbagai model sepeda motor.
Pameran ini juga akan menjadi titik temu komunitas-komunitas sepeda motor. Pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan komunitas, melihat bazar perlengkapan berkendara, serta mengikuti sesi diskusi yang membahas perkembangan kendaraan listrik dan isu keselamatan di jalan raya.
Dengan penyelenggaraan yang lebih panjang dan peserta dari berbagai sektor, IMOS 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda penting bagi industri sepeda motor sekaligus destinasi bagi masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan terbaru kendaraan roda dua.(BY)







