Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya mempercepat pelaksanaan program cetak sawah tahun anggaran 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi, evaluasi, serta sinergi bersama seluruh pihak yang terlibat agar program dapat berjalan efektif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi dan Addendum Kontrak Cetak Sawah TA 2026. Kegiatan mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Percepatan Cetak Sawah yang Akuntabel dan Berkelanjutan” sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan program.
Rapat koordinasi tersebut digelar pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Grand Maya by ARTOTEL Banjarbaru, Jalan Ahmad Yani KM 21,7, Liang Anggang/Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan program cetak sawah di wilayah kerja Balai Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas II Banjarbaru.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas H. Hargatin, ST, MT, hadir bersama sejumlah jajaran dan tim dari Kabupaten Kapuas. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, tim pelaksana, serta pihak terkait lainnya dalam memastikan pelaksanaan program di Kabupaten Kapuas berjalan sesuai rencana.
Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan perkembangan program cetak sawah tahun 2026. Berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan turut dibahas untuk mendapatkan solusi secara bersama, sehingga kendala yang berpotensi menghambat pencapaian target dapat segera ditangani.
Selain evaluasi, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan addendum kontrak secara serentak. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dalam pelaksanaan kegiatan sekaligus memperkuat sinergi antarpihak agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi Kabupaten Kapuas, program Cetak Sawah Rakyat memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor pertanian. Perluasan lahan produktif diharapkan mampu meningkatkan potensi produksi pertanian sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian sebagai salah satu sumber penghidupan.
H. Hargatin, selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas sekaligus dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Kegiatan Program Cetak Sawah (Cetak Sawah Rakyat) Tahun 2026 di Kabupaten Kapuas, turut mendorong agar pelaksanaan kegiatan di wilayah Kapuas dapat berjalan secara maksimal. Koordinasi secara berkelanjutan dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dapat dipantau dan dilaksanakan sesuai ketentuan.
Sementara itu, salah satu tim dari Kabupaten Kapuas, Nopi, SE, MM, menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa tim akan berupaya semaksimal mungkin membantu kelancaran kegiatan cetak sawah di wilayah Kabupaten Kapuas. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk membantu,” ujar Nopi.
Dengan semakin kuatnya koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, tim pelaksana, serta seluruh pihak terkait, program Cetak Sawah Rakyat Tahun 2026 di Kabupaten Kapuas diharapkan dapat terlaksana secara optimal. Tidak hanya mengejar percepatan penyelesaian pekerjaan, program ini juga diharapkan mampu menghasilkan lahan pertanian produktif yang memberikan manfaat jangka panjang, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas.(FJR)







