Kabupaten Semarang,- Sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya fokus pada pengecoran jalan dan renovasi Mushola An-Nuur. Di hari kelima, Satgas bersama warga mulai menyentuh sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Misri di RT 24 RW 08 Dusun Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Senin (20/07/2026).
Proses pembongkaran atap dimulai sejak pagi. Kayu-kayu kuda-kuda yang sudah dimakan usia dan lapuk diturunkan satu per satu secara gotong royong. Terlihat anggota Satgas TMMD bahu-membahu dengan warga Dusun Banjari, menarik dengan tali, memikul balok kayu besar, dan mengamankan material yang masih bisa dipakai. Suasana panas tidak mengurangi semangat, karena semua tahu rumah ini akan segera disulap menjadi hunian yang layak.
Pak Misri sendiri merupakan warga Dusun Banjari RT 24 RW 08 yang kesehariannya tinggal di rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Atap bocor, dinding kayu sudah rapuh, dan kayu penyangga banyak yang keropos. Melalui program RTLH TMMD Reguler ke-129 milik Kodim 0714/Salatiga, rumah Pak Misri menjadi salah satu sasaran yang mendapat prioritas untuk dibedah total.
Pengerjaan dilakukan dengan pola gotong royong. TNI menyiapkan tenaga dan material, sementara warga sekitar ikut membantu dengan keahliannya sebagai tukang kayu dan tukang batu. Lemari pakaian yang masih berisi baju milik keluarga terlihat dikeluarkan dan diamankan, menjadi saksi bahwa rumah ini memang dihuni dan sangat membutuhkan sentuhan.
Pembongkaran atap ini adalah tahap awal. Setelah ini akan dilanjutkan dengan pemasangan kuda-kuda baru, dinding, dan atap yang lebih kokoh. RTLH Pak Misri di RT 24 RW 08 Dusun Banjari, Desa Cukil menjadi bukti nyata bahwa TMMD hadir tidak hanya membangun desa, tetapi membangun harapan dan kemanusiaan. Dari Dusun Banjari inilah, kepedulian TNI untuk rakyat benar-benar terasa.







