Game  

Pakar Ingatkan Bahaya Fitur Username WhatsApp

WhatsApp
WhatsApp

JakartaWhatsApp menghadirkan fitur username sebagai opsi baru yang memungkinkan pengguna memulai percakapan tanpa harus membagikan nomor telepon.

Melalui fitur ini, setiap akun dapat memiliki nama pengguna yang unik, seperti @john_doe_99, sehingga privasi pengguna saat berkomunikasi diharapkan menjadi lebih terjaga.

Meski demikian, para pakar keamanan siber mengingatkan bahwa fitur tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital jika pengguna tidak berhati-hati. Hilangnya ketergantungan pada nomor telepon dinilai membuka peluang munculnya berbagai modus penipuan baru.

Dikutip dari My Malaysia Prop, berikut sejumlah risiko yang perlu diwaspadai setelah penerapan fitur username di WhatsApp.

1. Penyamaran Identitas atau Merek

Pelaku penipuan dapat membuat username yang menyerupai nama seseorang, perusahaan, atau merek terkenal. Mereka biasanya memanfaatkan karakter yang mirip, seperti mengganti huruf dengan angka atau menambahkan tanda garis bawah agar terlihat asli dan mudah mengecoh korban.

2. Phishing dan Penyebaran Malware Lebih Mudah

Username dianggap lebih mudah ditebak dibandingkan nomor telepon yang bersifat acak. Kondisi ini berpotensi dimanfaatkan bot atau sistem otomatis untuk menyebarkan tautan phishing maupun file berbahaya ke banyak pengguna dalam waktu singkat.

3. Perebutan Username Bernilai Tinggi

Nama pengguna yang berkaitan dengan perusahaan, merek dagang, atau tokoh populer berisiko didaftarkan lebih dulu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Setelah itu, username tersebut dapat dijual dengan harga tinggi atau digunakan untuk menjalankan aksi penipuan, seperti promosi hadiah palsu maupun investasi kripto fiktif.

4. Meningkatnya Spam dan Undangan Grup Mencurigakan

Username yang dipublikasikan di media sosial, forum, atau situs web dapat menjadi target pengirim spam. Pengguna berpotensi menerima iklan yang tidak diinginkan, tawaran palsu, hingga undangan masuk ke grup yang tidak jelas, terutama jika pengaturan privasi akun tidak diaktifkan secara maksimal.

5. Rasa Aman yang Berlebihan

Keberadaan username tidak membuat pengguna sepenuhnya anonim atau kebal terhadap ancaman siber. Oleh karena itu, pengguna tetap harus berhati-hati dan tidak pernah membagikan informasi sensitif, seperti kode OTP, data rekening bank, kata sandi, maupun informasi login lainnya melalui pesan, karena risiko penyalahgunaan tetap dapat terjadi.(*)