Kabupaten Semarang – Suasana penuh khidmat menyelimuti rumah Bapak Paidi (49), warga Dusun Banjari RT 21/RW 08, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, saat digelar doa selamatan sebagai tanda dimulainya pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator RTLH rumah bapak paidi, Kapten Inf Ngadiono, bersama anggota Satgas TMMD, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memanjatkan doa agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi keluarga penerima manfaat, Senin, 20 juli 2026.
Dengan haru, Bapak Paidi “mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena rumah yang selama ini ditempati akan direnovasi menjadi lebih layak huni. Ia menyampaikan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0714/Salatiga melalui program TMMD, yang telah memberikan perhatian dan harapan baru bagi keluarganya. Kegiatan doa bersama ini menjadi simbol dimulainya perubahan menuju kehidupan yang lebih baik bagi Bapak Paidi dan keluarganya.”
“Kapten Inf Ngadiono dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap pembangunan diawali dengan doa sebagai bentuk ikhtiar dan memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa. Ia berharap proses renovasi RTLH dapat berjalan sesuai rencana, selesai tepat waktu, serta menghasilkan rumah yang aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni Program TMMD bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan membawa kebahagiaan bagi keluarga Bapak Paidi,” ujar Kapten Inf Ngadiono.
Melalui sasaran RTLH, TMMD Reguler Ke-129 kembali menegaskan bahwa membangun rumah bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga membangun harapan, menguatkan kepedulian sosial, dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. Semangat gotong royong antara TNI dan rakyat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan berdaya.






