Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Tengah terus menggenjot penguatan mesin partai hingga ke tingkat akar rumput. Upaya tersebut ditegaskan melalui agenda silaturahmi dan konsolidasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Kapuas di Kuala Kapuas, Senin (13/7/2026).
Ketua DPW PSI Kalimantan Tengah, Sipet Hermanto Tunjan, mengatakan kunjungan ke Kabupaten Kapuas merupakan titik ke-14 dalam rangkaian konsolidasi ke seluruh DPD PSI se-Kalimantan Tengah. Selain memperkenalkan jajaran kepengurusan baru, agenda tersebut juga difokuskan untuk mengevaluasi percepatan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) sebagai fondasi utama penguatan organisasi.
“Pembentukan struktur hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi prioritas agar roda organisasi berjalan efektif dan PSI semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Sipet.
Ia menjelaskan, dari total 17 kecamatan di Kabupaten Kapuas, sebanyak 14 DPC telah resmi terbentuk. Sementara itu, tiga DPC lainnya saat ini masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Setelah seluruh DPC terbentuk, DPW PSI Kalteng menargetkan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat konsolidasi internal. Rakorda akan digelar setelah sedikitnya 70 persen kepengurusan DPRt di Kabupaten Kapuas terbentuk.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Kabupaten Kapuas, Erlin Hardi, optimistis seluruh target pembentukan kepengurusan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Ia menilai soliditas kader di seluruh kecamatan menjadi modal penting untuk memperkuat eksistensi PSI di Kabupaten Kapuas.
Mengusung semangat “Solid, Peduli, dan Kerja Nyata”, Erlin menegaskan PSI Kapuas akan terus membangun organisasi yang kuat, memperluas kehadiran di tengah masyarakat, serta menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Kami berharap seluruh struktur partai segera rampung sehingga PSI Kabupaten Kapuas semakin siap menjalankan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus menghadapi agenda politik ke depan dengan organisasi yang solid dan terstruktur,” tutup Erlin. (FJR)







