Pemko Padang dan Forkopimda Berdiskusi Solusi Proaktif, Menghadapi Maraknya Tawuran Pelajar

ilustrasi tawuran pelajar di Kota Padang.
ilustrasi tawuran pelajar di Kota Padang.

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar pertemuan strategis di Gedung Youth Center, Padang, guna menanggulangi lonjakan kasus tawuran pelajar. Wali Kota Padang, Hendri Septa, menegaskan perlunya mencari solusi yang efektif dan proaktif dalam menanggapi isu ini, terutama di 101 SMP/MTS baik negeri maupun swasta di Kota Padang.

Dalam forum ini, Wali Kota Padang Hendri Septa menegaskan, “Kita harus merenung dan berdiskusi bersama sebelum mengambil keputusan berat. Aturan dan tindakan harus dilandaskan pada solusi terbaik. Langkah-langkah seperti penegakan jam patroli oleh Satpol PP untuk siswa yang bolos tidak selalu menghasilkan dampak yang diinginkan.”

Komandan Kodim 0312/Padang, Kolonel Jadi SIP, menunjukkan pentingnya menyelesaikan permasalahan tawuran dengan langkah bijaksana dan tanpa menimbulkan konsekuensi yang merugikan. Penerapan peraturan haruslah tegas tetapi tetap mengedepankan rasa keadilan.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Ferry Harahap, mengatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan haruslah memberikan efek jera dan memperkuat kedisiplinan. Menurutnya, solusi bisa berbentuk program pendidikan semimiliter.

Kejaksaan Negeri Padang (Kejari) M. Fatria juga turut menyampaikan pandangannya. Ia mengungkapkan bahwa saat ini ada 37 anak yang terlibat dalam kasus hukum terkait tawuran dan kenakalan remaja di Kota Padang. Fatria juga mengungkapkan bahwa Kejari Padang telah melakukan langkah preventif dengan mengunjungi langsung sekolah-sekolah di Kota Padang untuk mencegah tawuran dan perilaku negatif remaja.

Rapat strategis ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Komnas HAM Sumbar Sultanul Arifin, Kepala Ombudsman Perwakilan Sumbar Yefri Heriani, Asisten I Setdako Padang Edi Hasymi, Kadis DP3AP2KB Eri Senjaya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, serta Plt Kasatpol PP Raju Minpora.

Dalam menghadapi tantangan serius ini, Pemko Padang dan Forkopimda bersatu untuk mencari solusi yang holistik dan berkelanjutan, dengan tujuan utama mencegah serta mengatasi tawuran dan perilaku meresahkan dari kalangan remaja. (ab)