Padang Pariaman, fajarsumbar.com – Semangat membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda mewarnai pelaksanaan Festival Aksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang digelar di Lapangan Kantor Camat Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat itu menjadi wadah kolaborasi lintas instansi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
Festival tersebut dihadiri berbagai unsur terkait, mulai dari Satlantas Polres Padang Pariaman, Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, BPTD Sumbar, Satpol PP dan Damkar Padang Pariaman, hingga Ketua DPRD dari Fraksi NasDem. Ratusan pelajar dan guru dari SMA INS Kayu Tanam, SMK Negeri 1 Kayu Tanam, dan SMK Negeri Kayu Tanam juga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Melalui festival ini, para peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, memahami risiko kecelakaan, serta membangun kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Berbagai materi keselamatan transportasi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami para pelajar. Tidak hanya teori, peserta juga diajak memahami bagaimana perilaku berkendara yang baik dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan edukasi keselamatan harus terus dilakukan secara konsisten dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.
Menurutnya, pelajar merupakan kelompok usia yang sangat penting untuk diberikan pemahaman tentang budaya tertib berlalu lintas sejak dini karena mereka merupakan generasi penerus yang nantinya akan menjadi pengguna jalan aktif.
“Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap melalui festival ini para pelajar semakin sadar akan pentingnya disiplin di jalan raya dan mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Teguh Afrianto.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dunia pendidikan, dan seluruh stakeholder menjadi faktor utama dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan usia muda.
Suasana festival berlangsung meriah dan edukatif.
Para siswa terlihat aktif mengikuti sesi diskusi, simulasi keselamatan berkendara, hingga penyampaian materi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, Jasa Raharja Sumatera Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program edukasi keselamatan transportasi di Sumatera Barat sebagai bagian dari langkah preventif dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.(*)







