Dharmasraya, fajarharapan.id – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas terus dilakukan melalui razia terpadu yang digelar di Simpang III Puskesmas Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Polisi Militer, serta PT Jasa Raharja. Razia dipimpin langsung personel Satlantas bersama petugas lintas instansi dengan sasaran kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam operasi itu, petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan, kepatuhan pembayaran pajak, serta kondisi kendaraan yang beroperasi di jalan raya. Selain penindakan, razia juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas dan kepatuhan administrasi kendaraan.
Petugas turut menyosialisasikan program keringanan pajak kendaraan bermotor bagi angkutan barang dan angkutan penumpang umum. Program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan sehingga tingkat kepatuhan wajib pajak semakin meningkat.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan program Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak sebagai bentuk penghargaan kepada pemilik kendaraan yang disiplin membayar pajak tepat waktu. Program tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendorong budaya tertib administrasi kendaraan di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan itu, petugas juga memberikan sosialisasi penggunaan aplikasi SIGNAL atau Samsat Digital Nasional. Aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan secara digital tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat, sehingga pelayanan menjadi lebih praktis dan efisien.
Tim gabungan juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang diduga melanggar aturan Over Dimension Over Loading (ODOL). Penindakan terhadap kendaraan ODOL dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan mengurangi potensi kecelakaan akibat kendaraan yang melebihi kapasitas muatan maupun dimensi.
Kehadiran Jasa Raharja dalam razia terpadu tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan keselamatan transportasi dan pencegahan kecelakaan lalu lintas. Selain memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan, Jasa Raharja juga aktif terlibat dalam kegiatan edukasi dan pencegahan di lapangan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan bahwa sinergi lintas instansi sangat penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Menurutnya, kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan dan SWDKLLJ memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
“Keselamatan berkendara harus menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan terpadu ini, kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan melengkapi administrasi kendaraan demi terciptanya transportasi yang aman dan tertib,” ujar Teguh.
Jasa Raharja menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat. Dengan sinergi yang terus dibangun, diharapkan tercipta lingkungan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.(*)







