Padang — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy kembali menunjukkan komitmennya untuk memastikan pemerintah hadir hingga ke wilayah terjauh Sumbar. Meski baru saja mengalami kecelakaan saat perjalanan dinas beberapa waktu lalu, Vasko tetap melanjutkan agenda turun langsung ke masyarakat, termasuk menembus kawasan pedalaman di Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Rabu (27/5/2026).
Dikenal dengan gaya kerja cepat, responsif, dan dekat dengan masyarakat, Vasko menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan demi menyerap langsung aspirasi warga di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur dasar tersebut.
Dari Kota Padang, rombongan harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam melewati jalur perbukitan dengan kondisi medan yang cukup berat. Perjalanan kemudian dilanjutkan sekitar tiga jam menggunakan perahu menyusuri sungai berarus deras menuju Jorong Pertemuan, Nagari Muaro Sungai Lolo. Jalur sungai yang dilalui dipenuhi bebatuan besar, tikungan tajam, serta kawasan hutan pedalaman dengan kondisi cuaca yang cepat berubah.
Meski menghadapi medan ekstrem, Vasko menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk jauh dari masyarakat.
“Selagi badan ini masih mampu bergerak, kami akan terus melangkah. Menembus jarak, medan, dan keterbatasan demi menyerap langsung aspirasi masyarakat serta memastikan pemerintah hadir sampai ke pelosok negeri,” ujar Vasko.
Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan. Pemerintah Provinsi, kata dia, ingin memastikan masyarakat di daerah terpencil juga memperoleh perhatian dan pelayanan yang sama.
“Kita ingin melihat langsung kondisi masyarakat di sini. Banyak persoalan yang memang harus dirasakan sendiri di lapangan agar solusi yang diambil bisa benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Dalam pertemuan bersama masyarakat, salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah kebutuhan listrik yang hingga kini belum sepenuhnya dinikmati masyarakat di kawasan tersebut.
Menanggapi hal itu, Vasko menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai solusi penyediaan listrik bagi masyarakat di daerah terpencil.
Menurutnya, kehadiran listrik bukan hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, hingga masa depan generasi muda di pedalaman.
“Insya Allah kita akan perjuangkan listrik masuk ke sini, melalui program PLTMH. Kami ingin masyarakat di pelosok juga merasakan hak yang sama untuk hidup lebih baik,” ungkapnya.
Vasko juga menilai perjalanan menuju pedalaman Pasaman tersebut menjadi gambaran bahwa masih ada sejumlah wilayah di Sumbar yang membutuhkan perhatian serius, terutama terkait infrastruktur dasar dan akses pelayanan publik.
Meski sebelumnya sempat mengalami kecelakaan saat perjalanan dinas dari Solok Selatan menuju Padang di jalur Surian, Kabupaten Solok, hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk terus turun ke lapangan. Dalam kejadian tersebut, kendaraan yang ditumpangi rombongan mengalami kerusakan cukup parah, namun seluruh rombongan dipastikan selamat.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, dalam kunjungan itu Wagub Vasko juga dijadwalkan melaksanakan Salat Iduladha bersama warga setempat serta menyerahkan hewan kurban sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di daerah terpencil. (adpsb/tw/bud)







