Payakumbuh, fajarharapan.id – Ribuan warga Aisyiyah yang merupakan organisasi perempuan Muhammadiyah, yang statusnya sebagai Organisasi Otonom (Ortom) khusus wanita hadiri Milad ‘Aisyiyah ke-109 di Kota Payakumbuh, bertempat di GOR M. Yamin Payakumbuh, Ahad (24/5/2026).
Ortom Aisyiyah, lahir pada tanggal 19 Mei 1917. Aisyiyah menjadi pelopor gerakan dakwah, pendidikan dan pemberdayaan perempuan dalam Persyarikatan Muhammadiyah untu mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar – benarnya, tidak hanya memperkuat syiar dakwah dan pemberdayaan perempuan, tetapi juga membawa dampak positif terhadap geliat ekonomi masyarakat setempat.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan, Milad ‘Aisyiyah menjadi ruang strategis untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, alim ulama, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Payakumbuh.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Muhammadiyah atas terselenggaranya kegiatan ini. Peringatan Milad ‘Aisyiyah ke-109 menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, seluruh elemen masyarakat, termasuk warga Muhammadiyah, dalam mendukung pembangunan di Kota Payakumbuh,” kata Wawako Elzadaswarman.
Ia menilai ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah selama ini konsisten mengambil peran dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut dia, keberadaan organisasi tersebut ikut mendorong lahirnya perempuan berkemajuan di berbagai bidang kehidupan.
“Perempuan berkemajuan adalah kondisi perempuan yang maju dalam segala bidang tanpa hambatan dan diskriminasi, baik secara struktural maupun kultural,” ujarnya.
Elzadaswarman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang saat ini dirasakan masyarakat.
“Saat ini kondisi kita sedang tidak baik-baik saja, banyak dampak yang kita rasakan, tapi bagaimana kita bisa menyikapinya bersama,” katanya.
Ia menyebut kehadiran ribuan jamaah warga Aisyiyah tersebut sangat berperan untuk memberikan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner dan penjualan oleh-oleh khas Payakumbuh.
“Selamat datang di Kota Payakumbuh. Semoga, bisa memberikan rangsangan untuk pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kota Payakumbuh. Nikmatilah kuliner dan belanja oleh-oleh khas Payakumbuh,” ujarnya.
Selain itu, Elzadaswarman juga mempromosikan potensi wisata daerah kepada para jamaah yang hadir. Salah satu kawasan yang terus berkembang saat ini yakni destinasi wisata Batang Agam.
“Saat ini pembangunan Kota Payakumbuh tengah menggeliat di berbagai sektor, salah satunya sektor wisata di kawasan Batang Agam. Jangan lupa singgah ke sana dan berwisata di Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (zik)







