Padang  

391 Jemaah Haji Kloter 07 Embarkasi Padang Berangkat ke Madinah dengan Penerbangan Tepat Waktu

Jemaah haji Kloter 07 Embarkasi Padang saat menaiki pesawat.
Jemaah haji Kloter 07 Embarkasi Padang saat menaiki pesawat.

Padang – Pelayanan ibadah haji di Embarkasi Padang terus menunjukkan peningkatan yang baik, dengan sistem yang berjalan tertib dan disiplin. Pada Jumat (1/5/2026), sebanyak 391 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 07 resmi diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Jemaah dalam kloter ini berasal dari Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman. Mereka dilepas secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa.

Acara pelepasan tersebut juga dihadiri oleh Kabag TU Edison serta jajaran pejabat dari Kemenhaj Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman.

Meski proses keberangkatan berjalan lancar, terdapat dua jemaah yang belum dapat ikut dalam kloter ini. Satu jemaah harus menjalani perawatan medis, sementara satu lainnya menunda keberangkatan karena memilih mendampingi orang tuanya yang sedang sakit.

M. Rifki menjelaskan bahwa jemaah bernama Putri Lenggogeni Roesma saat ini masih dirawat di RS Ibnu Sina Bukittinggi. Putrinya, Hanifah Ainnur Zulkarnaen, memutuskan menunda perjalanan demi menemani sang ibu.

“Keduanya akan diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang oleh tim medis rumah sakit dan petugas kesehatan Embarkasi Padang,” ujar Rifki.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan jemaah yang sedang sakit agar segera pulih dan dapat menyusul keberangkatan ke Tanah Suci.

Secara umum, proses pelayanan di Embarkasi Padang berlangsung lancar dan terkoordinasi dengan baik. Rifki memastikan seluruh tahapan, mulai dari kedatangan jemaah di layanan terpadu, proses pengarahan, hingga keberangkatan menuju pesawat, berjalan sesuai prosedur.

Salah satu hal yang diapresiasi pada musim haji tahun ini adalah ketepatan waktu penerbangan yang terus terjaga.

“Alhamdulillah, jadwal penerbangan rata-rata tepat waktu. Disiplin menjadi kunci utama pelayanan, dan hingga Kloter 07 ini, kita berhasil mempertahankan on time performance,” jelasnya.

Kloter 07 diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3507. Bahkan, pesawat yang semula dijadwalkan lepas landas pukul 13.20 WIB dapat berangkat lebih awal pada pukul 13.08 WIB.

Dari total 393 kursi yang tersedia, terisi 391 jemaah, sehingga terdapat dua kursi kosong akibat penundaan keberangkatan. Kloter ini terdiri dari 159 jemaah laki-laki dan 232 jemaah perempuan. Selain itu, terdapat 15 jemaah yang masuk kategori prioritas dan membutuhkan bantuan kursi roda selama perjalanan.

Untuk mendukung kelancaran ibadah dan pelayanan kesehatan, kloter ini didampingi enam petugas, yaitu Misra Elfi sebagai Ketua Kloter, Irfan Junaidi sebagai pembimbing ibadah, serta tim medis dr. Yelvi Novita Roza dan perawat Deni Jusman. Selain itu, turut mendampingi Petugas Haji Daerah, yakni Yessi Agustin dan Dirmayanto Z.

Dengan keberangkatan Kloter 07 ini, rangkaian pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Padang terus berlangsung. Seluruh petugas berkomitmen menjaga kualitas layanan dengan mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan jemaah hingga tiba di Tanah Suci.(des*)