Padang  

Pemko Padang dan PLN Resmikan Toilet Baru di Enam Sekolah untuk Dukung Lingkungan Belajar Sehat

Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan pembangunan fasilitas toilet baru di enam sekolah.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan pembangunan fasilitas toilet baru di enam sekolah.

Padang – Ketersediaan fasilitas sanitasi yang layak di sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mutu pendidikan yang sehat dan berkualitas.

Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi siswa.

Kerja sama ini ditandai dengan peresmian toilet baru di enam sekolah yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Kamis (30/4/2026).

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, dengan kegiatan utama dipusatkan di SMP Negeri 43 Padang, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada PLN, khususnya UID Sumatera Barat dan UP3 Padang, atas kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan sarana pendidikan di Kota Padang.

Ia menegaskan bahwa fasilitas sanitasi yang bersih dan memadai merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa diabaikan. Saat ini, Pemko Padang juga tengah menjalankan program peningkatan sekitar 1.000 toilet sekolah secara bertahap.

“Keberadaan toilet yang bersih dan layak sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Kami berharap langkah PLN ini dapat menjadi contoh sekaligus mendorong BUMN dan pihak swasta lainnya untuk ikut berperan dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi berkelanjutan,” ujar Fadly.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Padang, Dian Widiana Kuswara, menjelaskan bahwa total anggaran program ini mencapai sekitar Rp780 juta yang digunakan untuk pembangunan 26 bilik toilet modern di enam sekolah penerima manfaat.

Sekolah yang menerima bantuan tersebut terdiri dari tiga SMP dan tiga SD. Di tingkat SMP, SMPN 43 Padang mendapatkan 4 bilik, sedangkan SMPN 27 dan SMPN 10 masing-masing memperoleh 5 bilik. Untuk tingkat SD, SDN 32 Kuranji, SDN 29 Ganting, dan SDN 19 Baringin masing-masing mendapatkan 4 bilik toilet.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut menggunakan material sepablock yang kuat dan efisien, serta dirancang sesuai standar kebersihan. Fasilitas ini juga dilengkapi pemisahan toilet laki-laki dan perempuan serta akses ramah disabilitas sebagai bentuk perhatian terhadap inklusivitas.

Dian menambahkan bahwa pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dan sejalan dengan upaya Pemko Padang dalam mewujudkan fasilitas sanitasi sehat di seluruh sekolah.

“Sanitasi yang baik sangat berpengaruh terhadap kesehatan serta konsentrasi belajar siswa. Harapannya, fasilitas ini dapat mendukung lahirnya generasi muda Padang yang lebih sehat, unggul, dan berprestasi,” tutupnya.

Acara peresmian ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, General Manager PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat Ajrun Karim, jajaran manajemen PLN, serta kepala sekolah dari enam sekolah penerima bantuan.(des*)