Jakarta – WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan layanan berlangganan berbayar yang memberikan berbagai fitur tambahan bagi penggunanya. Fitur ini disebut-sebut akan hadir dengan nama “WhatsApp Plus” dan ditawarkan dengan harga yang bervariasi tergantung wilayah.
Menurut laporan dari GSM Arena, layanan ini menghadirkan sejumlah keunggulan dibanding versi gratis. Pengguna nantinya bisa mengakses stiker eksklusif berbayar, mengganti tampilan aplikasi dengan berbagai pilihan warna, serta menggunakan ikon khusus yang bisa ditampilkan di layar utama ponsel.
Tak hanya itu, ada peningkatan signifikan dalam pengelolaan obrolan. Jika pada versi gratis pengguna hanya dapat menyematkan tiga chat, melalui layanan ini jumlahnya bisa ditingkatkan hingga 20 percakapan sekaligus. Selain itu, tersedia juga pilihan nada dering premium serta fitur untuk menerapkan pengaturan tertentu ke banyak chat atau grup sekaligus.
Sebagai contoh, pengguna dapat menetapkan satu tema khusus untuk sekelompok percakapan. Setiap chat baru yang dimasukkan ke dalam kelompok tersebut akan otomatis mengikuti pengaturan yang sudah ditentukan sebelumnya.
Dari sisi harga, layanan ini dilaporkan dipasarkan dengan biaya sekitar €2,49 per bulan di kawasan Eropa. Sementara itu, di Pakistan dikenakan tarif sekitar PKR 229 per bulan, dan di Meksiko sekitar MXN 29 per bulan. Untuk pasar Indonesia sendiri, belum ada informasi resmi terkait harga langganannya.
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba terbatas dan hanya bisa diakses oleh sebagian pengguna. Namun, ke depan layanan ini diperkirakan akan dirilis lebih luas ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Pada tahap awal, fitur berbayar ini kemungkinan akan lebih dulu tersedia untuk pengguna Android, sementara dukungan untuk perangkat iOS akan menyusul. Meski demikian, WhatsApp memastikan bahwa fitur utama pada versi gratis, termasuk sistem keamanan enkripsi end-to-end, tetap akan tersedia bagi semua pengguna.(BY)






