Padang – Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat di Jalan Tabing Bandar Gadang, RT 002 RW 001, Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, pada Jumat (27/3) sore. Api menghanguskan tiga unit rumah petak milik warga setempat.
Kejadian tersebut dilaporkan warga sekitar pukul 15.28 WIB kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Tak lama setelah menerima laporan, tepatnya sekitar satu menit kemudian, petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi.
Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 15.34 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Setelah bekerja selama kurang lebih setengah jam, api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.10 WIB. Jarak antara markas pemadam dengan lokasi kebakaran diperkirakan sekitar 3,3 kilometer.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada begitu laporan diterima. Informasi awal berasal dari seorang warga yang melihat kobaran api mulai membesar dari salah satu rumah.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mencegah api merambat ke bangunan lainnya,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Akibat insiden tersebut, tiga rumah petak dengan total luas sekitar 450 meter persegi mengalami kerusakan.
Rumah-rumah itu dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan jumlah total 10 orang. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Pemilik rumah yang terdampak diketahui bernama Wili Rosi (35), Yunasman (42), dan Rukmaini (52). Wili Rosi bekerja di sektor swasta, Yunasman merupakan buruh harian lepas, sedangkan Rukmaini berstatus ibu rumah tangga.
Selain bangunan, kebakaran juga merusak satu unit becak motor bernomor polisi BA 3044 BB serta satu sepeda motor hingga mengalami kerusakan berat.
Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah bangunan di sekitar lokasi dengan nilai yang diperkirakan setara.
Jika tidak segera ditangani, api berpotensi merambat ke lima rumah lain dengan luas area sekitar 750 meter persegi.
Proses pemadaman melibatkan lima unit mobil pemadam dan sekitar 80 personel. Penanganan juga dibantu oleh pihak kelurahan setempat serta Babinsa.
Upaya pemadaman sempat terkendala karena lokasi berada di lingkungan padat dengan akses jalan yang sempit. Namun, berkat kerja cepat petugas, api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.(des*)






