Padang – Berbagai instansi di Sumatera Barat terus menunjukkan komitmen untuk memberikan layanan optimal selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Semen Padang Hospital (SPH) mengambil langkah proaktif tahun ini dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pendirian Posko Mudik Lebaran 2026 yang berada di titik kedatangan utama pemudik, yakni Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Posko kesehatan terpadu ini hadir bukan sekadar sebagai formalitas, tetapi sebagai upaya nyata untuk memastikan arus mudik berjalan lancar sekaligus menjaga kondisi kesehatan masyarakat tetap prima.
Perjalanan jauh antarpulau sering kali memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga akses cepat ke layanan kesehatan menjadi sangat penting, terutama di lokasi transit utama seperti bandara dan stasiun kereta api.
Manajer Pemasaran dan Hubungan Pelanggan SPH, Rini Permata Sari, menyampaikan bahwa posko ini dirancang untuk memberikan pertolongan medis secara cepat dan mudah dijangkau oleh para pemudik.
“Tim medis profesional, termasuk dokter, perawat tanggap darurat, dan tenaga kesehatan pendukung lainnya, disiagakan penuh di Posko Lebaran SPH untuk memberikan pelayanan langsung kepada pemudik yang membutuhkan,” jelas Rini di Padang.
Menurut pantauan tim medis, keluhan yang paling sering muncul adalah gangguan ringan akibat kelelahan perjalanan panjang, seperti pusing, pegal-pegal, mual, atau mabuk perjalanan udara.
“Meski sebagian besar keluhan tergolong ringan dan cepat ditangani, kami tetap siaga dengan peralatan lengkap untuk mengantisipasi kondisi darurat atau kebutuhan rujukan lebih lanjut,” tambahnya.
Selain itu, manajemen SPH mengimbau pemudik untuk tetap menjaga jam istirahat, mencukupi kebutuhan cairan, dan memperhatikan asupan gizi selama perjalanan.
Posko Lebaran SPH beroperasi pada dua periode penting: periode pertama pada 18–19 Maret 2026 untuk mengawal puncak arus mudik, dan periode kedua pada 23–24 Maret 2026 untuk memantau arus balik.
Dengan keberadaan posko ini, diharapkan para pemudik yang menggunakan pesawat atau kereta api bandara dapat merasakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan tenang saat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.(des*)






