Sumbar  

Tim Pengurai Kemacetan Polda Sumbar Kawal One Way di Jalan Padang–Bukittinggi

Kerja Keras Tim Pengurai Kemacetan: Arus One Way Tetap Lancar dan Aman.
Kerja Keras Tim Pengurai Kemacetan: Arus One Way Tetap Lancar dan Aman.

Padang – Kabut pagi masih menyelimuti Jalan PadangBukittinggi saat Tim Pengurai Kemacetan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat memulai pengawasan arus lalu lintas.

Sejak 22 hingga 24 Februari 2026, tim ini bersiaga untuk mengawal penerapan sistem satu arah (one way) di jalur utama yang menghubungkan dua kota yang padat kendaraan ini. Jalan berkelok di kawasan pegunungan tersebut menjadi jalur vital bagi mobilitas warga. Saat volume kendaraan meningkat tajam, pengaturan lalu lintas membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan kehadiran petugas hampir tanpa henti.

Di tengah arus kendaraan yang bergerak satu arah, para personel tidak hanya berjaga di persimpangan atau titik rawan macet. Mereka juga melakukan patroli sepanjang jalur untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

Kadang-kadang, kendaraan harus berhenti mendadak karena mogok di tengah jalan. Dalam situasi seperti itu, petugas dengan cepat mendatangi kendaraan dan membantu mendorongnya ke tepi jalan agar arus lalu lintas tidak terhambat.

Di titik lain, seorang pengendara yang kehabisan bahan bakar juga langsung dibantu oleh petugas patroli, sehingga tidak terjebak terlalu lama di pinggir jalan.

Bagi para personel, membantu masyarakat di jalan merupakan bagian dari tugas rutin. Bahkan hal-hal kecil seperti lubang di badan jalan mendapat perhatian khusus. Beberapa lubang yang berpotensi membahayakan pengendara segera ditambal atau diberi tanda sementara agar tidak menimbulkan kecelakaan di jalur Padang–Bukittinggi yang padat.

Seluruh pengawasan dilakukan sambil tetap memantau arus kendaraan dalam sistem satu arah. Setiap kendaraan yang melintas menjadi tanggung jawab mereka untuk memastikan keselamatan pengendara.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, ikut langsung memantau pelaksanaan pengamanan tersebut.

“Penerapan sistem one way bukan hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga memastikan masyarakat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Rabu (25/3).

Dalam pemantauan di lapangan, ia ditemani oleh Awaludin Puhi dan personel lainnya untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan sesuai rencana.

Di balik ramainya Jalan Padang–Bukittinggi selama tiga hari tersebut, terdapat kerja keras yang mungkin tidak terlihat oleh para pengendara. Namun bagi Tim Pengurai Kemacetan, melihat arus kendaraan bergerak lancar adalah kepuasan tersendiri.

Mereka hadir di jalan itu bukan hanya sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai penolong bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan saat perjalanan.(des*)