Padang — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang melaporkan dua insiden membahayakan nyawa di Sumatera Barat pada Senin (23/3/2026). Kedua korban, yakni seorang lansia dan seorang anak, dilaporkan terseret arus di lokasi berbeda dan hingga kini masih dalam proses pencarian.
Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa peristiwa pertama terjadi di Sungai Batang Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Korban, Muslim (71), merupakan warga Jorong Sampu, Kecamatan Sangir.
“Diduga korban terpeleset ke sungai saat hendak pergi ke kebun pada Minggu (22/3) sekitar pukul 13.30 WIB,” jelas Abdul Malik.
Warga sekitar pertama kali menyadari kejadian itu setelah mendengar suara seperti benda jatuh ke air. Keluarga dan masyarakat sempat melakukan pencarian mandiri, namun korban belum ditemukan hingga laporan diterima Basarnas pada pagi hari Senin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Unit Siaga SAR Solok Selatan diberangkatkan pukul 06.31 WIB dengan lima personel menuju lokasi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari pos siaga, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 15 menit. Dalam operasi pencarian ini, tim menggunakan peralatan seperti rescue carrier, perahu rafting, perlengkapan SAR air, alat medis, perangkat komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.
Insiden kedua menimpa seorang anak bernama Fauzan (7), warga Simpang Gunung, Padang Panjang, yang dilaporkan tenggelam saat bermain di tepi Danau Singkarak, kawasan Tangah XX Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.
“Korban tenggelam sekitar pukul 12.30 WIB saat mandi di tepi danau,” ujar Abdul Malik.
Basarnas menerima informasi kejadian dari Camat Batipuh Selatan, Muhammad Assa’ad, pada pukul 13.10 WIB. Tim SAR dari Unit Siaga Tanah Datar segera dikerahkan ke lokasi dengan membawa berbagai peralatan, termasuk rescue car compartment, life jacket, perahu karet (LCR), alat komunikasi, dan tas medis.
Hingga kini, kedua korban masih berstatus dalam pencarian. Basarnas, bersama pihak terkait dan masyarakat setempat, terus melakukan upaya penyelamatan di masing-masing lokasi.
“Perkembangan terbaru akan kami informasikan lebih lanjut,” tutup Abdul Malik.(des*)






