Pasaman Barat – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap langsung aspirasi terkait pembangunan daerah.
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Gubernur bersama Tim Safari Ramadan Pemprov Sumbar mengunjungi dua masjid, yakni Masjid Nurul Falah Lapau Tempurung di Nagari Ampek Koto, Kecamatan Kinali, serta Masjid Raya Al-Manar Paraman Ampalu di Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh.
Pada kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Di Masjid Raya Al-Manar Paraman Ampalu, bantuan yang diserahkan antara lain program pendidikan dari Baznas Sumbar senilai Rp600 juta bagi 600 siswa, bantuan Rp50 juta untuk pembangunan masjid dari Pemprov Sumbar, serta bantuan Rp20 juta dari Bank Nagari.
Selain itu, turut diserahkan bantuan bagi pengurus masjid dari Baznas Sumbar, mushaf Al-Qur’an dari sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Sumbar, bantuan kain sarung, serta bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, di Masjid Nurul Falah Lapau Tempurung, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk pembangunan masjid serta bantuan mushaf Al-Qur’an dari RSUD Ahmad Muchtar, ASN Pemprov Sumbar, dan BPBD Sumbar.
Dalam momentum tersebut Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Sulaiman menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di wilayah Paraman Ampalu yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Ia berharap pemerintah provinsi dapat membantu percepatan perbaikan ruas jalan Simpang Tiga Alin–Paraman Ampalu sepanjang sekitar empat kilometer serta normalisasi irigasi yang mengairi sekitar 400 hektare lahan sawah yang rusak akibat banjir bandang.
Menanggapi hal itu, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat di daerah.
Terkait usulan perbaikan infrastruktur pascabencana, Mahyeldi menjelaskan Pemerintah Provinsi telah mengusulkan kebutuhan anggaran untuk Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sebesar Rp21,44 triliun kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Dari usulan tersebut, pemerintah pusat menyiapkan anggaran sekitar Rp18,9 triliun untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur terdampak bencana di Sumatera Barat,” ungkapnya.
Mahyeldi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah demi mewujudkan Sumbar yang maju, unggul, dan berkelanjutan.
Sementara itu Bupati Pasaman Barat, Yulianto menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap masyarakat Pasaman Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas berbagai bantuan yang disalurkan, termasuk bantuan hibah untuk masjid dan program bedah rumah tidak layak huni dalam rangkaian Safari Ramadan ini,” ujar Yulianto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Inspektur Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas DP3AP2KB, Direktur Utama RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Pasaman Barat, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat. (Adpsb/Nov/Bud)






