Jakarta – Walaupun tampil merah segar, permukaan stroberi belum tentu bebas dari zat berbahaya. Karena itu, penting mengetahui cara membersihkan stroberi dengan benar untuk mengurangi sisa pestisida yang menempel.
Kulit stroberi yang tipis membuat buah ini lebih mudah menyerap pestisida. Selain itu, posisi tanamnya yang dekat dengan tanah menjadikannya rentan terhadap serangan hama maupun jamur.
Cara membersihkan stroberi menurut ahli pangan
Changmou Xu, asisten profesor pengolahan pangan di Universitas Illinois Urbana-Champaign, membagikan beberapa langkah sederhana agar stroberi aman dikonsumsi.
Ia menjelaskan bahwa stroberi dipanen beberapa kali dalam satu musim sehingga membutuhkan penyemprotan pestisida berulang untuk melindungi tanaman. Hal inilah yang meningkatkan kemungkinan adanya residu pada buah.
Berikut beberapa metode mencuci stroberi yang mudah dilakukan:
1. Bilas di bawah air mengalir
Cara paling praktis adalah membilas stroberi menggunakan air mengalir. Metode ini cukup membantu menghilangkan kotoran dan sebagian residu pestisida, meskipun tidak sepenuhnya bersih.
Disarankan menaruh stroberi di saringan, lalu membilasnya sambil digerakkan agar seluruh permukaan terkena air. Membilas satu per satu memang bisa lebih menyeluruh, tetapi penggunaan saringan umumnya sudah memadai.
2. Rendam dalam larutan cuka
Campurkan setengah cangkir cuka putih dengan satu cangkir air, kemudian rendam stroberi beberapa menit. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih sebelum dikonsumsi.
Cuka tergolong bahan food grade dan memiliki sifat antibakteri alami sehingga aman digunakan.
3. Gunakan baking soda
Alternatif lain adalah merendam stroberi dalam air yang telah dicampur beberapa sendok teh baking soda. Larutan ini bersifat sedikit basa (pH sekitar 8–9) sehingga dapat membantu menetralkan residu pestisida yang bersifat asam. Setelah direndam, pastikan membilasnya kembali dengan air bersih.
4. Hindari pembersih buah komersial
Menurut FDA, penggunaan cairan pembersih buah dan sayur tidak disarankan. Buah berpori seperti stroberi dapat menyerap zat tersebut, sementara keamanan dan efektivitasnya belum terbukti secara pasti.
5. Jangan langsung mencuci setelah membeli
Stroberi mudah rusak dan cepat berjamur, terutama dalam kondisi basah. Karena itu, sebaiknya tunggu hingga akan dikonsumsi sebelum mencucinya.
6. Keringkan setelah dicuci
Apa pun metode pencuciannya, pastikan stroberi dikeringkan dengan cara ditepuk lembut. Langkah ini membantu menjaga tekstur, rasa alami, serta kesegarannya lebih lama—terutama jika tidak langsung dimakan.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, residu pestisida pada stroberi dapat diminimalkan sehingga lebih aman untuk dikonsumsi. Selamat mencoba!(BY)






