JR Sumbar Gelar PPKL dan Safety Riding di SMK 3 Pariaman

Pariaman — Upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah kembali dilakukan Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat melalui tindak lanjut Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) berupa kegiatan PPKL (Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas) dan edukasi safety riding di lingkungan SMK 3 Pariaman, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembentukan PKS (Pelopor Keselamatan Sekolah) sebagai agen perubahan di lingkungan pendidikan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Lantas Kota Pariaman, Kanit Kamsel Kota Pariaman, Kanit Gakkum Kota Pariaman, Kanit Turjawali, PJ Samsat Kota Pariaman, serta Kepala Sekolah SMK 3 Pariaman. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendidikan keselamatan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari aparat, sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui program PPKL, para pengajar didorong menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keselamatan lalu lintas kepada siswa. Keselamatan tidak hanya disampaikan sebagai materi tambahan, tetapi dibangun sebagai karakter dan budaya sekolah. Di sisi lain, edukasi safety riding diberikan untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap risiko berkendara, termasuk bahaya mengemudi sebelum cukup umur dan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Pembentukan PKS menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Siswa yang tergabung dalam PKS diharapkan menjadi pelopor dan teladan kedisiplinan berlalu lintas di lingkungan sekolah. Mereka tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam praktik sehari-hari, mulai dari penggunaan helm standar hingga kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan.

Sebagai bentuk komitmen nyata, pihak sekolah juga melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang digunakan siswa, memastikan pajak kendaraan bermotor (PKB) telah dilunasi dan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Langkah ini menunjukkan bahwa keselamatan tidak berhenti pada edukasi, tetapi diterjemahkan dalam tindakan konkret.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi sinergi antara Jasa Raharja, Satlantas Kota Pariaman, dan pihak sekolah dalam menanamkan budaya keselamatan sejak dini. Program PPKL dan pembentukan PKS merupakan langkah strategis agar keselamatan menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Ketika nilai ini tertanam sejak bangku sekolah, maka kita sedang membangun generasi yang sadar risiko dan bertanggung jawab di jalan raya,” ujar Teguh Afrianto.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak menghimbau agar keselamatan dijadikan kebutuhan bersama, dilakukan pengawasan terhadap siswa yang membawa kendaraan ke sekolah, serta terus menumbuhkan budaya saling peduli dalam menjaga keselamatan. Dengan pendidikan yang konsisten dan tindakan nyata, diharapkan angka kecelakaan di kalangan pelajar dapat ditekan secara berkelanjutan.(*)