Jakarta – Samsung diprediksi akan segera memperkenalkan lini ponsel flagship terbarunya, Galaxy S26, pada akhir bulan ini. Menjelang peluncuran resmi, berbagai bocoran mengenai perangkat tersebut mulai bermunculan, termasuk soal penyesuaian harga yang disebut cukup signifikan.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa sebagian besar model Galaxy S26 kemungkinan akan dibanderol lebih mahal dibandingkan generasi sebelumnya. Bocoran tersebut berasal dari Roland Quandt, sumber yang kerap membagikan informasi akurat seputar perangkat Samsung, sebagaimana dilaporkan oleh WinFuture.
Meski begitu, tidak semua model mengalami kenaikan. Galaxy S26 Ultra justru disebut akan mengalami penyesuaian harga ke arah yang lebih rendah untuk varian penyimpanan 256GB dan 512GB. Sementara itu, versi tertinggi dengan kapasitas 1TB dikabarkan tetap dipasarkan dengan harga setara Galaxy S25 Ultra.
Kenaikan harga di lini Galaxy S26 disebut berkaitan erat dengan meningkatnya biaya produksi, terutama pada komponen memori seperti RAM dan penyimpanan internal, yang saat ini masih tergolong mahal di industri smartphone.
Laporan WinFuture yang mengutip data distributor di Swedia juga mengungkap bahwa Samsung tidak lagi menyediakan opsi penyimpanan 128GB. Mulai seri Galaxy S26, kapasitas 256GB disebut akan menjadi varian terendah untuk seluruh model.
Mengacu pada bocoran harga di Swedia, Galaxy S26 versi 256GB diperkirakan dijual di angka 11.990 SEK atau sekitar Rp21,8 juta, sedangkan varian 512GB mencapai 13.990 SEK (sekitar Rp25,5 juta). Untuk Galaxy S26+, harga varian 256GB disebut berada di kisaran 14.490 SEK (Rp26,4 juta), sementara versi 512GB mencapai 16.990 SEK atau sekitar Rp31 juta.
Sementara itu, Galaxy S26 Ultra justru dilaporkan mengalami penurunan harga. Model 256GB dipatok sekitar 16.990 SEK (Rp31 juta), varian 512GB di angka 18.990 SEK (Rp36 juta), dan versi 1TB dibanderol 22.490 SEK atau sekitar Rp41 juta. Langkah ini mengindikasikan Samsung menanggung sebagian kenaikan biaya untuk mempertahankan daya saing model tertingginya.
Hingga kini, belum ada kepastian terkait harga resmi Galaxy S26 untuk pasar Indonesia. Informasi tersebut kemungkinan baru akan diumumkan mendekati jadwal peluncuran dalam beberapa pekan ke depan.
Sebagai pembanding, saat pertama dirilis di Indonesia, Galaxy S25 dibanderol Rp14.999.000 untuk varian 256GB. Galaxy S25+ varian 256GB dilepas seharga Rp17.999.000, sementara Galaxy S25 Ultra versi 256GB dijual dengan harga Rp22.999.000.
Selain penyesuaian harga, Samsung juga dikabarkan akan mulai menghentikan program peningkatan kapasitas penyimpanan gratis saat masa pre-order. Dengan harga memori yang terus meningkat, strategi promosi tersebut disebut akan dikurangi agar perusahaan memiliki ruang lebih fleksibel dalam menentukan harga jual.(BY)






