Palangka Raya, fajarharapan.id – Menyambut datangnya malam Nisfu Syaban 2026, anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Golkar, Sumadi, mengajak masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta memperbaiki kualitas keimanan.
Ia menilai Nisfu Syaban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan waktu yang sarat makna bagi umat Islam untuk melakukan perenungan diri. Menurutnya, fase ini menjadi jembatan spiritual sebelum memasuki bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung waktu.
Sumadi menuturkan, peningkatan ibadah seperti berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, hingga memperbanyak amal sosial sangat dianjurkan pada momentum tersebut. Dengan persiapan rohani yang baik, umat Muslim diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan hati yang lebih bersih dan penuh kesungguhan.
“Momentum Nisfu Syaban sebaiknya kita isi dengan kegiatan yang membawa kebaikan. Ini waktu yang tepat untuk berbenah diri sebelum Ramadhan tiba,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan bukan hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dalam kehidupan sosial. Menurut Sumadi, suasana kebersamaan, kepedulian terhadap sesama, serta hubungan yang harmonis di tengah masyarakat akan sangat mendukung kelancaran ibadah di bulan puasa.
Selain itu, ia mengingatkan warga Palangka Raya agar tetap menjaga persatuan dan menghormati perbedaan di tengah masyarakat yang majemuk. Sikap saling menghargai antarumat beragama dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Sumadi berharap, menjelang Ramadhan, masyarakat dapat menahan diri dari hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik, serta lebih mengedepankan semangat toleransi dan gotong royong. Dengan demikian, suasana kota akan tetap kondusif sehingga umat Islam dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk.
Menurutnya, ketertiban lingkungan juga menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga aparat setempat, untuk saling berkoordinasi menjaga stabilitas sosial.
“Kalau lingkungan aman dan rukun, ibadah pun bisa dijalankan dengan lebih nyaman. Itu yang kita harapkan bersama,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Sumadi mengajak masyarakat menjadikan Nisfu Syaban sebagai titik awal perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun sesama manusia, sehingga Ramadhan dapat disambut dengan kesiapan lahir dan batin.(Fjr)






