Kota Pariaman – Ambisi mempertahankan dominasi kembali diuji. TP-PKK Kota Pariaman resmi menggelar Lomba Gerakan PKK Tingkat Kota Pariaman selama dua hari, Rabu–Kamis (28–29 Januari 2026), sebagai pintu seleksi menuju ajang bergengsi tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kompetisi ini tak sekadar lomba, tetapi pertaruhan prestise antar desa.
Empat kecamatan turun gelanggang dengan satu desa andalan masing-masing. Kecamatan Pariaman Tengah menunjuk Desa Pauh Barat, Pariaman Utara mengusung Desa Balai Nareh, Pariaman Timur mendorong Desa Talago Sariak, Pariaman Selatan mempercayakan peluangnya pada Desa Rambai.
Seluruhnya dinilai berdasarkan indikator dan standar ketat TP-PKK Kota Pariaman.
Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny. dr. Yosneli Balad, menyebut lomba ini sebagai momen evaluasi yang jujur dan terbuka. Ia mengapresiasi kerja kader PKK dari tingkat desa hingga kecamatan yang dinilainya tetap solid dan militan menggerakkan program di tengah tantangan sosial yang terus berubah.
Ia tak menampik, bayang-bayang prestasi tahun lalu ikut membebani lomba kali ini. Pada 2025, TP-PKK Kota Pariaman sukses menyabet juara umum tingkat Provinsi Sumatera Barat. Capaian itu, menurut Yosneli, bukan hasil kerja instan, melainkan buah kebersamaan dan konsistensi panjang.
Namun, Yosneli juga mengingatkan bahwa mempertahankan juara jauh lebih berat daripada merebutnya. Ia menegaskan, stagnasi adalah musuh utama. “Kalau tidak ada inovasi dan semangat baru, prestasi hanya tinggal cerita,” ujarnya dengan nada tegas.
Lomba ini, lanjutnya, bukan sekadar mencari pemenang, melainkan memastikan 10 Program Pokok PKK benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Desa yang terpilih nanti diharapkan menjadi contoh nyata, bukan hanya tampil rapi saat penilaian.
Tim penilai TP-PKK Kota Pariaman pun bekerja maraton menelusuri langsung program, administrasi, hingga keterlibatan masyarakat. Penilaian dilakukan menyeluruh, tak memberi ruang bagi pencitraan semata.
Dengan tensi persaingan yang kian ketat, TP-PKK Kota Pariaman optimistis wakil terbaiknya mampu kembali mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. Lebih dari sekadar piala, lomba ini diproyeksikan memperkuat posisi PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan keluarga dari desa.(mak).






