Fajarharapan.id – Jorge Martin mengakui bahwa ia membutuhkan adaptasi khusus untuk menaklukkan karakter motor Aprilia RS-GP ketika memasuki MotoGP 2026. Pembalap Spanyol itu menargetkan performa yang jauh lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.
Musim 2025 bukanlah tahun yang mudah bagi Martinator. Cedera yang ia alami membuatnya lebih sering berada di ruang pemulihan dibanding lintasan, hingga akhirnya hanya mengakhiri musim di posisi ke-21 klasemen dengan koleksi 29 poin.
1. Fokus Persiapan
Martin menegaskan bahwa persiapan menghadapi MotoGP 2026 tidak boleh setengah-setengah. Ia ingin kembali bersaing di barisan depan dan memperlihatkan kapasitasnya sebagai salah satu pembalap top.
Pada 18 November, ia telah mengikuti Tes Pascamusim MotoGP Valencia 2025 di Sirkuit Ricardo Tormo, Cheste. Kesempatan itu terasa spesial baginya, mengingat kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
“Sekarang kami kembali memasuki fase pengujian. Target saya adalah hadir di Valencia meski kondisi belum 100 persen—bahkan belum mencapai 80 persen,” ujar Martin, dikutip dari Motosan, Minggu (30/11/2025).
Juara dunia MotoGP 2024 tersebut memastikan dirinya akan memanfaatkan setiap sesi untuk meningkatkan kesiapan menuju musim baru. Masih banyak aspek teknis yang harus ia perbaiki.
“Saya masih berupaya menjaga kecepatan kompetitif. Pengujian ini penting untuk mencoba berbagai setelan dan memberi masukan agar kami lebih siap ketika tiba di Malaysia,” lanjutnya.
2. Menatap MotoGP 2026
Agenda terdekat bagi para pembalap adalah Tes Pramusim MotoGP 2026 yang akan digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari 2026.
Setelah itu, musim baru akan resmi dimulai di Thailand. MotoGP Thailand 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Buriram pada 27 Februari hingga 1 Maret, menandai pembuka dari rangkaian kompetisi MotoGP tahun depan.(BY)






