Telah Bisa Dilalui Ruas Jalan Baru ke 20 Nol Budgeter di Kota Pariaman

Ini penampakan jalan baru non budgeter ke-20 menghubungkan Desa Cubadak Aie Utara dengan Desa Sungai Rambai, Pariaman Utara, Kota Pariaman (foto.dok.mcp)

Kota Pariaman – Ruas Jalan Baru ke 21, Nol Budgeter dengan pola Gotong Royong dan swadaya di Kota Pariaman, sudah bisa dilalui. Hal ini terlihat pada hari ke 12 pembukaan jalan baru yang berada di Desa Cudadak Air Utara menghubungkan ke Desa Sungai Rambai,Kecamatan Pariaman Utara.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan untuk kepentingan umum. Awalnya jalan baru ini, dibuka secara gotong royong oleh warga dan tokoh masyarakat di Desa Cubadak Air Utara selama 2 hari pertama. Baru dihari ketiga, kita lanjutkan melalui Dinas PUPRP Kota Pariaman, dengan mendatangkan alat berat” ujarnya ketika memberikan keterangan kepada Tim Media Center Dinas Kominfo Kota Pariaman, Rabu (22/2/23).

Genius mengatakan, sejak bergulirnya pembuatan jalan Nol Budgeter yang telah ia gagas sejak Pandemi Covid-19 di Tahun 2020 lalu. Sampai saat ini, sudah terbuka 20 ruas jalan baru Nol Budgeter dengan pola swadaya dan partisipatif masyarakat sepanjang lebih kurang 40 KM.

“Kita menginginkan, pembangunan jangan terhenti karena terkendala oleh anggaran. Apalagi sejak Pandemi Covid-19, penyaluran dana ke daerah terbatas. Sehingga kita harus pandai mengakali agar jalanya pemerintahan dan pembangunan, dapat terus kita lakukan” ungkapnya.

Lulusan S3 IPB ini juga menyatakan,  dengan terbukanya jalan ini, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ini terlihat dari bahagianya anak-anak sekolah, yang melintasi jalan baru ini.

Ia menerangkan, anak-anak sekolah bahagia dengan adanya Jalan baru ini. Apalagi, ditunjang dengan pemandangan alam yang tersuguh indah serta pemandangan sawah dan pepohonan.

“Sehingga jalan ini dapat digunakan untuk menyejukkan pikiran dan hati kita lebih tenang, juga bisa sebagai jalan wisata desa,” tukasnya.

Genius menjelaskan, pembukaan jalan Nol budgeter ini, menunjukan kekompakan dalam membangun Kota Pariaman. Ia berharap agar kekompakan dan kolaborasi seluruh lini yang tercipta ini. Juga, terus dapat dipelihara demi membangun dan memajukan daerah secara bersama-sama hendaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRP Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR), Nopriyadi Syukri, menjelaskan jalan baru yang ada di Desa Cudadak Air Utara, yang terhubung ke Desa Sungai Rambai ini, mempunyai panjang lebih kurang 550 meter, dengan lebar 7 sampai 8 meter.

“Jalan ini telah mulai dibuka masyarakat 2 sampai 3 hari pertama. Kemudian, baru kita lanjutkan dengan menggunakan alat berat. Sudah 8 hari alat berat kita kerahkan, dan alhamdulillah, jalan ini sudah bisa dilalui, walaupun belum pengerasan” tuturnya.

Nono sapaan akrab Kepala Dinas PUPRP Kota Pariaman ini juga menerangkan bahwa untuk tanah, merupakan tanah masyarakat. Ada 7 orang pemilik tanah yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan jalan baru ini. (mc/co)