Sosialisasi Penggunaan Alat Sistem Informasi Kualitas Air Tambak

Pati, fajarharapan.id – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muria Kudus (UMK) melaksanakan Sosialisasi Penggunaan Alat Sistem Informasi Kualitas Air Tambak (SIKuAT). Kegiatan yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiah, Manbaul Huda Tunjungrejo, Desa Margoyoso, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Kamis (7/9/2023).

Adapun hadir dalam kegiatan ini antara lain Dosen dan Mahasiswa yang tergabung dalam Tim PKM UMK dan UMKU yang terdiri dari Ketua  Imam Abdul Rozaq, S.Pd., M.T. NIDN. 0629088601  Teknik Elektro Universitas Muria Kudus,  Anggota 1 : Rangga Primadasa, ST. M.T.  NIDN. 0607018903 Teknik Industri Universitas Muria Kudus, Anggota 2 : Fida Maisa Hana, S.Kom, M.Kom.  NIDN. 0629049201 Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Kudus dan dari kalangan mahasiswa Teknik Elektro 2 orang.

Menurut Imam Abdul Rozaq, S.Pd., M.T. tujuan dari kegiatan ini adalah  agar para petani tambak mampu mengetahui parameter parameter kualitas air tambak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). 

Baca Juga  Workshop Guru Kimia, Mengubah Persepsi Ilmu Sulit Jadi Mudah dan Menyenangkan

Hasil para petani tambak di Desa Margoyoso dapat menggunakan SIKuAT baik secara offline langsung dilihat dari display pada alat maupun secara online menggunakan Smartphone

” Petani mampu mengetahui cara penggunakan teknologi pengolahan air tambak (SIKuAT) sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), ” jelas Imam.

Imam juga menambahkan bahwa tim PKM berharap teknologi SIKuAT dapat bermanfaat pada pembudidayaan tambak. Hal ini tidak berhenti disini setelah kegiatan PKM  masih bisa berkelanjutaan  kerjasama kegiatan yang lain.

Ketua kelompok tani tambak Bersatu Makmur Ahmad Nuri yang hadir beserta anggotanya mengatakan sangat berterimakasih atas sosialisasi yang dilakukan oleh tim sehingga para petani tambak tahu dan mengerti tentang SIKuAT.

” Terima kasih kepada Tim PKM UMK yang telah bersedia membantu para petani tambak Bersatu Makmur dalam memonitoring kualitas air tambak yang diharapkan dapat membantu pengurangan resiko kerugian dan peningkatan hasil panen tambak,” ungkapnya.

Baca Juga  Inovasi Pertanian Perkotaan, Meretas Tantangan Lahan di Kota Semarang

Selain itu  juga kelompok petani tambak Bersatu Makmur dengan tangan terbuka akan menerima kerjasama yang saling menguntungkan dengan UMK.

” Kami membuka diri dengan tim dari UMK untuk melakukan kerjasama demi peningkatan kesejahteraan petani tambak,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh  10 orang petani tambak dengan agenda kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, penyampaian materi, peragaan penggunaan SIKuAT, tanya jawab dan penutup.

Kegiatan ini berjalan atas kerjasama dan  dibiayai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan  juga difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muria Kudus. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *