Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan terbaru terkait 22 korban yang tertabrak mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Menurutnya, kondisi sebagian besar korban kini menunjukkan perbaikan.
Pramono menyampaikan, saat ini masih ada dua siswa yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami luka cukup serius.
“Secara keseluruhan, dari 21 anak dan guru yang terdampak, Alhamdulillah kondisinya membaik. Semoga mereka segera pulih,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Sabtu (13/12/2025).
Ia menambahkan, kedua siswa yang masih dirawat membutuhkan penanganan khusus, termasuk kemungkinan tindakan bedah yang ditangani rumah sakit.
Gubernur juga menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menanggung seluruh biaya pengobatan hingga korban pulih sepenuhnya. “Seluruh biaya perawatan menjadi tanggungan Pemprov DKI Jakarta,” jelasnya.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Adi Irawan (AI), sopir mobil pengangkut MBG, sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 360 KUHP karena kelalaiannya yang menyebabkan luka berat pada orang lain.
Insiden terjadi pada Kamis (11/12/2025) pagi, saat siswa SDN Kalibaru 01 tengah mengikuti kegiatan literasi di lapangan sekolah. Rekaman CCTV menunjukkan mobil menabrak pagar sekolah sebelum melaju tak terkendali dan menabrak guru serta siswa yang sedang berada di lapangan. Akibat peristiwa tersebut, 22 orang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.(des*)






