Jakarta – Dua petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengalami insiden tragis saat melakukan perambasan ranting pohon di Jalan Panjitilar, Sekarbela, Kota Mataram. Kedua petugas jatuh dari crane setinggi sekitar lima meter akibat kerusakan alat yang digunakan.
Satu petugas, Saharjan (40) warga Kekalik Barat, meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengenaskan, sedangkan rekannya berada dalam kondisi kritis dan mendapat perawatan intensif.
Menurut saksi mata, crane yang digunakan tiba-tiba mengalami kerusakan sehingga tidak mampu menahan beban, memicu jatuhnya kedua petugas.
Muna, istri korban, terlihat syok saat menerima kabar duka. Keluarga telah menerima musibah tersebut dan segera memakamkan Saharjan.
Pemerintah Kota Mataram menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas insiden ini. Penyelidikan juga tengah dilakukan untuk memastikan penyebab kerusakan crane.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pemerintah akan memberikan santunan kematian kepada keluarga korban. Saharjan tercatat sebagai tenaga kontrak DLHK Kota Mataram yang telah mengabdi selama belasan tahun.(des*)






