Blog  

Bupati Padang Pariaman “Geruduk” DPR RI Usulkan Kampung Nelayan Merah Putih Senilai Miliaran di Katapiang

Jakarta – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, langsung “geruduk” Gedung DPR RI demi mengamankan dukungan pusat atas megaproyek strategis daerah, Kampung Nelayan Merah Putih. John Kenedy Azis bertatap muka langsung dengan anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica Salsabila di Ruang Rapat Fraksi Nasdem, Gedung Nusantara I, pada Rabu, 16 Juli 2025.

Bupati John Kenedy Azis tak datang dengan tangan kosong. Ia membawa proposal lengkap, menyodorkan rencana pengembangan kawasan nelayan modern di Nagari Katapiang, Batang Anai, dengan lahan 1,5 hektare milik Pemda Padang Pariaman yang sudah clear and clean, koperasi pengelola aktif, dan basis masyarakat nelayan yang kuat.

“Kami datang dengan kesiapan penuh. Ini bukan sekadar wacana, ini aksi nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir di Padang Pariaman,” tegas John Kenedy Azis penuh semangat, didampingi Kadis Perikanan dan Kelautan, Khairul Nizam.

Konsep Kampung Nelayan Merah Putih di Padang Pariaman digadang-gadang menjadi model pemberdayaan nelayan berbasis potensi lokal dan inovasi ekonomi biru, menyasar peningkatan kesejahteraan dan produktivitas jangka panjang.

Respon dari Cindy Monica, politisi muda yang tengah naik daun pun tak tanggung-tanggung.

“Kami akan kawal ini habis-habisan. Ini selaras dengan visi Komisi IV, memperkuat basis ekonomi rakyat lewat sektor kelautan dan perikanan,” ujar Cindy yang akrab disapa “Kak Cindy”.

Tak hanya janji, Kak Cindy juga langsung menyalurkan bantuan 8.000 batang bibit durian dan alpukat produktif untuk masyarakat Padang Pariaman, sebagai pemanasan awal komitmen dukungan.

Ia meminta Pemkab Padang Pariaman segera mengajukan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) agar distribusi bisa tancap gas.

Langkah agresif JKA ini menjadi sinyal kuat bahwa Padang Pariaman serius bersaing dalam merebut perhatian pusat demi pemerataan pembangunan kawasan pesisir.

Kampung Nelayan Merah Putih di Katapiang, Padang Pariaman bisa jadi pionir, bila pusat benar-benar mengucurkan dana segar seperti yang diharapkan.(r-bay).