Blog  

Mahasiswa Padang Cerdas, Makan Enak Gak Harus Mahal!

Padang, fajarharapan.id — Hidup sebagai mahasiswa di Kota Padang tentu penuh tantangan, salah satunya soal biaya hidup yang terus merangkak naik. Tapi siapa sangka, para mahasiswa di kota ini justru makin cerdas menyiasatinya, termasuk urusan perut. Makan enak kini tak harus mahal, asalkan pintar mengelola keuangan dan tahu caranya.

“Memasak sendiri itu kunci utama,” ungkap Ninah (21), mahasiswi Universitas Andalas (Unand) kepada media ini sambil tersenyum, Rabu (9/7/2025).

Baginya, dapur kos adalah tempat penyelamat isi dompet. Ia biasa belanja di pasar tradisional, karena harga bahan lebih murah dan kualitasnya masih segar. Apalagi kosnya menyediakan kulkas bersama, jadi ia bisa memasak sekaligus untuk stok tiga hari ke depan.

Ternyata, Ninah bukan satu-satunya yang memilih jalur hemat ini. Di kalangan mahasiswa, memasak sendiri sudah menjadi tren tersendiri. Selain lebih hemat, mereka juga bisa mengatur gizi dan rasa sesuai selera. Tak jarang, mereka berbagi resep dan menu praktis melalui media sosial atau grup WhatsApp. Tips-tips simpel seperti masak tumis sayur tiga hari tahan, atau bikin ayam ungkep untuk stok seminggu, jadi andalan sehari-hari.

Namun, bagi yang tak sempat masak atau ingin makan di luar sesekali, ada strategi lain yang tak kalah jitu: berburu promo di aplikasi pesan antar makanan.

“Saya selalu cek dulu aplikasi GoFood atau ShopeeFood sebelum pesan. Kadang ada promo diskon 40 persen atau cashback. Lumayan banget buat irit,” ujar Dila (22), mahasiswi Universitas Negeri Padang. Menurutnya, promo-promo tersebut sangat membantu mahasiswa seperti dirinya untuk tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa menguras uang bulanan.

Selain dua cara tadi, kuliner murah meriah di sekitar kampus juga jadi pilihan utama. Di sekitar Unand atau Politeknik Negeri Padang (PNP), misalnya, banyak warung dan kedai yang menyajikan makanan enak dengan harga ramah kantong.

“Kalau di Sendik Pasar Baru, makanan variatif banget dan harganya bersahabat. Sering jadi tempat nongkrong anak-anak kampus juga,” kata Ninah menambahkan.

Bahkan, beberapa mahasiswa kerap berburu jajanan kaki lima saat car free day (CFD) atau di kawasan wisata Taplau. Tak hanya hemat, kulineran di sana juga jadi ajang refreshing dari penatnya kuliah.

Fenomena ini menunjukkan betapa cerdasnya mahasiswa masa kini dalam mengelola keuangan. Mereka tak hanya bisa menyesuaikan gaya hidup dengan kondisi kantong, tapi juga tetap bisa menikmati hidup dengan cara yang kreatif. Gen Z terbukti punya cara unik menghadapi keterbatasan, bukan dengan mengeluh, melainkan dengan mencari solusi yang realistis dan menyenangkan.

Di tengah padatnya aktivitas kampus dan tekanan tugas yang tak ada habisnya, urusan perut tetap jadi prioritas — tentu dengan cara yang hemat dan cerdas. Dari dapur kos hingga promo online, dari warung pinggir jalan hingga CFD, mahasiswa Padang terus membuktikan: makan enak tak harus mahal, asal pintar strategi.

(Divia Putri Zen/Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang)