Rimbo Bujang, fajarharapan.id – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Jambi H. Abdullah Sani, menghadiri Pengesahan Warga Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tebo – Pusat Madiun, di Padepokan PSHT Cabang Tebo, Desa Rimbo Mulyo Kabupaten Tebo, Kamis (03/07/2025) malam.
Turut hadir Bupati Tebo Agus Rubiyanto, dan Ketua DPRD Kabupaten Tebo Khalis Mustiko, Dandim 0416/Bute Letkol. Inf. Dedy Pungky, serta Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan unsur Forkopimda Kabupaten Tebo.
Wakil Gubernur Jambi ini mengatakan, pencak silat merupakan seni beladiri budaya asli Indonesia dan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi kebudayaan.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi dan integritas budaya bangsa, saya sangat mengapresiasi PSHT Cabang Tebo – Pusat Madiun dalam melestarikan kebudayaan di tengah kuatnya pengaruh budaya asing,” ujarnya.
Selanjutnya disampaikan, peran dan kontribusi PSHT Cabang Tebo berjalan selaras dengan misi pembangunan Provinsi Jambi.
“Pemprov Jambi juga berkomitmen dalam mendukung kelestariaan kebudayaan Indonesia, baik melalui kurikukum Sekolah, penyediaan fasilitas hingga penyelenggaraan kejuaraan secara berkala,” tambahnya.
Wagub juga berpesan kepada seluruh Warga PSHT baik yang telah menjadi warga maupun yang dikukuhkan untuk selalu menjaga nilai-nilai di tengah masyarakat.
Sementara itu, Bupati Tebo Agus Rubiyanto menuturkan, Warga PSHT wajib menjaga nilai-nilai persaudaraan.
“Seluruh warga PSHT harus mampu untuk selalu menjaga nilai-nilai persaudaraan, kita juga berharap PSHT nantinya menjadi wadah dalam pembentukan karakter, dan tentunya kita menginginkan warga PSHT menjadi pribadi yang berakhlak mulia di tengah masyarakat,” tutur Bupati Tebo tersebut.
Ketua PSHT Cabang Tebo – Pusat Madiun, Kangmas Muklisin, mengungkapkan PSHT Cabang Tebo – Pusat Madiun merupakan yang pertama kali melakukan Pengukuhan Warga Tingkat I di Provinsi Jambi.
“Cabang Tebo merupakan yang pertama kali melakukan pengesahan, malam ini juga tergabung PSHT Cabang Bungo, Muaro Bungo, Sarolangun dan Merangin dengan jumlah peserta mencapai 814 orang,” ungkap Kangmas Muklisin.(***/kaz)






