Jasa Raharja Sambut Iduladha 1446 H dengan Aksi Nyata Berbagi dan Kepedulian

Jakarta, fajarharapan.id – Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti peringatan Iduladha 1446 Hijriah di lingkungan Jasa Raharja. Lebaran kurban tahun ini tak sekadar menjadi momentum keagamaan, tapi juga menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai sosial, empati, dan pelayanan yang menyatu dalam semangat kebersamaan.

Dengan mengangkat tema “Semangat Berkurban, Semangat Berbagi”, Jasa Raharja menggelar serangkaian kegiatan sejak Kamis (5/6), dimulai dari penyelenggaraan tausiah yang diikuti secara daring dan luring oleh seluruh insan Jasa Raharja di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi titik awal yang menandai semangat refleksi spiritual di tengah tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Puncak peringatan berlangsung pada Senin (9/6), ketika sebanyak 22 ekor hewan kurban — terdiri dari 7 sapi dan 15 kambing — disembelih dan didistribusikan kepada lebih dari 1.000 penerima manfaat. Daging kurban dibagikan kepada pegawai pendukung, mitra kerja, warga di sekitar kantor pusat Jasa Raharja, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jabodetabek.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Jasa Raharja, Rubi Handojo, dalam sambutannya menekankan bahwa esensi kurban bukan semata-mata pada ritual, tetapi pada pesan moral dan sosial di baliknya.

“Kurban mengajarkan kita untuk rela berbagi, menyisihkan sebagian dari yang kita cintai untuk orang lain. Inilah nilai yang menjadi landasan kerja kami di Jasa Raharja, yakni memberi pelayanan dengan ketulusan dan empati,” ujar Rubi.

Tahun ini, pelaksanaan kurban Jasa Raharja melibatkan partisipasi dari kantor wilayah di berbagai daerah seperti Kalimantan Timur, Jambi, Kepulauan Riau, hingga Sulawesi Utara. Tak hanya dari internal perusahaan, dukungan juga datang dari mitra, termasuk keluarga Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang yang turut menitipkan hewan kurban.

Rubi menyebut keterlibatan berbagai pihak ini sebagai bentuk kolaborasi moral yang memperkuat posisi Jasa Raharja sebagai institusi negara yang bukan hanya berorientasi pada pelayanan administratif, tetapi juga sosial dan kemanusiaan.

“Ini adalah bentuk nyata solidaritas. Kami tidak ingin hanya hadir saat masyarakat tertimpa musibah, tapi juga ketika mereka butuh uluran tangan dalam situasi damai dan penuh kebahagiaan seperti Iduladha,” imbuhnya.

Pendistribusian daging kurban dilakukan secara tertib, dengan mengedepankan prinsip pemerataan dan ketepatan sasaran. Hal ini menjadi cerminan dari tata kelola perusahaan yang tidak hanya efisien, tetapi juga humanis.

Nilai-nilai yang diusung Jasa Raharja dalam momentum Iduladha ini selaras dengan misi perusahaan dalam memberikan pelayanan publik, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya menyalurkan santunan secara cepat dan tepat, Jasa Raharja juga aktif melakukan edukasi keselamatan berlalu lintas serta menjalin sinergi dengan berbagai pihak demi mencegah kecelakaan dan menumbuhkan kesadaran berkendara di masyarakat.

Iduladha 1446 H menjadi bukti bahwa Jasa Raharja tidak hanya hadir dalam bentuk lembaga perlindungan, tetapi juga sebagai bagian dari denyut kehidupan masyarakat. Kurban menjadi simbol dari komitmen untuk terus menebar manfaat, tak hanya saat hari besar keagamaan, tetapi dalam setiap langkah dan kebijakan perusahaan.

Dengan semangat itu, Jasa Raharja menegaskan kembali komitmennya: memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan penuh kepedulian. Karena sejatinya, melayani bukan sekadar pekerjaan — tetapi panggilan untuk terus berbagi dalam keikhlasan.(*)