Annisa Lantik Hj. Yosta Defina Jadi Kadinkes, Sinyal Penguatan Layanan Kesehatan Dharmasraya

Dharmasraya, fajarharapan.com – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., mulai bergerak cepat memperkuat barisan birokrasi strategis. Pada Rabu (28/6/2025), Hj. Yosta Defina, S.Farm., Apt., M.K.M., resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya. Pelantikan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati dan menjadi pelantikan perdana dalam masa pemerintahan pasangan kepala daerah Annisa-Leli (ASLI).

Acara pelantikan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Leliarni, S.Pd., M.Si., serta jajaran pejabat tinggi lainnya, termasuk para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan unsur ASN lainnya. Kehadiran para pejabat menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah strategis Bupati dalam memilih figur pimpinan di sektor kesehatan.

Pelantikan Hj. Yosta Defina dilakukan berdasarkan rekomendasi resmi dari pemerintah pusat. Di antaranya, Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 6229/R-SD/K/2025 tertanggal 15 April 2025 mengenai hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Dharmasraya, serta Surat Persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor: 100.2.2.6/2800/SJ tertanggal 26 Mei 2025 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama.

Dalam sambutannya, Bupati Annisa menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan bentuk kepercayaan pimpinan kepada ASN yang dianggap mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab, profesional, dan berintegritas. Ia menilai, Hj. Yosta Defina adalah sosok yang telah membuktikan dedikasi serta kemampuan di bidang kesehatan dalam pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara.

“Saya punya keyakinan penuh bahwa Ibu Yosta adalah pilihan tepat. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman panjang di dunia kesehatan, beliau mampu membawa perubahan positif di Dinas Kesehatan Dharmasraya,” kata Annisa.

Bupati Annisa juga menekankan pentingnya sektor kesehatan sebagai isu strategis yang selalu menjadi sorotan utama publik. Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh jajaran Dinas Kesehatan lebih fokus dalam meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, serta mempercepat reformasi birokrasi internal.

“Kita ingin Dinas Kesehatan menjadi etalase pelayanan publik yang profesional, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa dikesampingkan dalam pelayanan dasar seperti kesehatan,” ujarnya.

Secara khusus, Bupati juga menyoroti kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh yang menjadi rujukan utama masyarakat Dharmasraya. Ia menilai perlunya pembenahan secara menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) di RSUD tersebut.

“Saya minta agar manajemen RSUD Sungai Dareh segera melakukan evaluasi menyeluruh. Bukan hanya soal alur administrasi dan pelayanan medis, tapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Ini soal kemanusiaan, bukan sekadar angka atau statistik,” tegas Annisa dengan nada serius.

Lebih jauh, Bupati juga menyentil soal netralitas dan profesionalisme ASN, terutama dalam konteks menjelang tahun-tahun politik. Ia mengingatkan bahwa ASN harus fokus menjalankan tugas pelayanan publik, bukan terseret dalam pusaran isu politik yang justru mengganggu integritas dan kinerja birokrasi.

“Tugas kita sudah berat, jangan ditambah dengan beban-beban yang tidak relevan. Fokuslah bekerja sesuai tupoksi. Tinggalkan isu politik, dan jangan terjebak dalam perdebatan yang tidak produktif. ASN harus netral, profesional, dan jadi contoh baik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Hj. Yosta Defina dalam sambutannya usai pelantikan mengaku siap mengemban amanah tersebut. Ia berkomitmen untuk melakukan pembenahan internal, meningkatkan kualitas SDM tenaga kesehatan, serta memperkuat sinergi dengan stakeholder lintas sektor guna menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya siap bekerja total untuk membawa Dinas Kesehatan Dharmasraya lebih maju. Kita akan fokus pada peningkatan pelayanan puskesmas, pelayanan ibu dan anak, serta penanganan penyakit menular dan tidak menular yang masih menjadi tantangan kita semua,” ujar Yosta.

Pelantikan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Dharmasraya ingin berlari kencang dalam bidang pelayanan dasar, khususnya kesehatan. Dukungan penuh dari kepala daerah, birokrasi, serta penguatan manajemen menjadi kunci mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.(Afriza DJ)