Muba  

Kominfo Blokir Worldcoin, Warga Diimbau Waspadai Penyalahgunaan Data Biometrik

Sekayu, fajarharapan.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) resmi memblokir sementara layanan Worldcoin dan WorldID karena dinilai berpotensi menyalahgunakan data biometrik masyarakat. Menteri Kominfo,

Meutya Hafid, menyatakan pemblokiran dilakukan sembari menunggu klarifikasi dari pihak penyelenggara. Jika tidak ada penjelasan yang memadai, layanan tersebut akan dihentikan secara permanen.

Pemanfaatan data biometrik yang tidak sesuai prosedur dinilai membahayakan privasi dan keamanan warga negara. Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kominfo, Alexander Sabar, menegaskan keputusan ini mengacu pada ketentuan hukum, seperti PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, meminta masyarakat untuk tidak tergiur tawaran hadiah atau imbalan yang mengharuskan penyerahan data biometrik. Menurutnya, data biometrik merupakan informasi pribadi yang harus dijaga kerahasiaannya.

Ia menekankan bahwa Dinas Kominfo Muba akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami risiko penyalahgunaan data pribadi.

Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memverifikasi setiap layanan digital yang meminta akses terhadap data sensitif.

Menurut Herryandi, kebocoran data biometrik bisa berdampak jangka panjang dan sulit ditelusuri penyalahgunaannya. Oleh karena itu, kewaspadaan dan literasi digital sangat diperlukan dalam menghadapi era keterbukaan informasi.

Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi yang menegaskan hak-hak setiap individu atas keamanan datanya, termasuk biometrik. Pemerintah daerah turut berperan aktif dalam memperkuat perlindungan data warganya.

Dinas Kominfo Muba bersama Pemkab di bawah kepemimpinan Bupati HM Toha dan Wakil Bupati Rohman berkomitmen membangun kesadaran digital demi mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat yang aman, cerdas, dan berdaulat secara digital.(Rusdian)